MEDAN –
Menghadapi potensi dampak musim hujan tahun 2026, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan menggelar aksi kerja bakti dan penataan lingkungan kantor pada Selasa (3/11).
Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana perkantoran tetap bersih, rapi, serta siap menghadapi situasi cuaca ekstrem.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Medan, Kriston Napitupulu, dengan melibatkan seluruh jajaran pegawai serta lima orang klien pemasyarakatan.
Pelibatan klien pemasyarakatan ini menjadi bagian penting dari proses asimilasi dan pembinaan luar lembaga, guna menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan tanggung jawab sosial.
”Kerja bakti ini bukan sekadar menjaga kebersihan fisik kantor, melainkan bentuk kesiapsiagaan kita dalam mengantisipasi dampak intensitas hujan yang tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat semangat gotong royong dan kedisiplinan, baik bagi jajaran pegawai maupun klien pemasyarakatan yang sedang menjalani masa bimbingan,” ujar Kriston.
Melalui sinergi dan semangat kebersamaan ini, Bapas Kelas I Medan berkomitmen untuk terus mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Kesiapan sarana dan lingkungan yang kondusif dipastikan akan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas serta menjamin pelayanan publik pemasyarakatan kepada masyarakat dan klien tetap berjalan optimal tanpa hambatan selama musim hujan.(AVID/rel)





























