24/10/2026
BARANEWSSUMUT.COM-Deli Serdang PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 1 terus menunjukkan kontribusinya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pengembangan industri perkebunan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam program Gerakan Pangan Murah serta peresmian Deli Nusantara Cigar Factory yang mengusung potensi tembakau Deli ke pasar global.

Dalam mendukung Gerakan Pangan Murah, PTPN I Regional 1 menggelar kegiatan pasar murah beras SPHP di halaman Masjid Ubudiyah Aulawiyah, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (18/7). Pada kegiatan perdana tersebut, perusahaan menyiapkan sebanyak 400 karung beras untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
Region Head PTPN I Regional 1, Didik Prasetyo, melalui Kasubbag Humas PTPN I Regional 1, Rahmat Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu mempertahankan daya beli masyarakat.
Selain berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan, PTPN I Regional 1 juga memperkuat pengembangan industri hilir perkebunan melalui peresmian Deli Nusantara Cigar Factory di Tandem Hulu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/7).
Pabrik cerutu tersebut diresmikan langsung oleh Region Head PTPN I Regional 1, Didik Prasetyo. Kehadiran fasilitas produksi ini diharapkan menjadi proyek percontohan atau pilot project hilirisasi tembakau Deli, dengan memanfaatkan hasil budi daya tembakau dari Kebun Helvetia.
Pengembangan pabrik cerutu ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tembakau Deli melalui proses pengolahan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Selain memperkuat industri hilir, inisiatif tersebut diharapkan membuka peluang bagi produk cerutu berbahan tembakau Deli untuk bersaing di pasar global.
Melalui kedua langkah tersebut, PTPN I Regional 1 menunjukkan peran perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan dari dua sisi, yakni membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau serta mendorong peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan melalui pengembangan industri hilir.
Ke depan, upaya menjaga ketahanan pangan dan memperkuat daya saing produk perkebunan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, perusahaan, dan perekonomian daerah, Pungkasnya.
(***)





























