24/10/2026
BARANEWSSUMUT.COM-Belawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pelabuhan sebagai lokasi sandar kapal barang bukti MT Global 168 serta tempat pelaksanaan konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Selat Malaka.

Konferensi pers berlangsung di Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, pada Jumat (23/10/2026), dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Sumatera Utara.

Pemanfaatan area Terminal Penumpang Pelindo sebagai lokasi sandar kapal barang bukti dan konferensi pers menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran pelaksanaan tugas aparat penegak hukum, khususnya dalam upaya menekan peredaran gelap narkotika melalui jalur laut.
Di sela-sela kegiatan penyambutan Kapolri di Markas Kodaeral I Belawan, Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Hanny Uktolseya, juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna memperkuat kolaborasi strategis lintas sektor.
Diskusi tersebut melibatkan Gubernur Sumatera Utara, Dankodaeral I, Pangdam I/Bukit Barisan, Wali Kota Medan, serta Wakil Ketua DPRD Kota Medan. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antarlembaga dalam mendukung keamanan serta penegakan hukum di wilayah Sumatera Utara, termasuk kawasan pelabuhan.
Hanny Uktolseya menegaskan bahwa kesiapan fasilitas pelabuhan dan penguatan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bentuk komitmen Pelindo dalam mendukung upaya penegakan hukum.
Menurutnya, sinergi antara pengelola pelabuhan dan aparat penegak hukum diperlukan untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan jalur laut untuk aktivitas penyelundupan narkotika.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Pelindo Regional 1 berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung keamanan kawasan pelabuhan serta memperkuat kerja sama lintas instansi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia, Terangnya.
(***)




























