Semua Elemen Harus Bersuara Agar Kasus Andrie Yunus Terungkap

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 02:01 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,- Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Irfan Sahputr, SH, MH menyatakan mendukung Polri agar objektif dan profesional dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap pembela HAM yang juga aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dia minta semua pihak khususnya, para pembela HAM dan mahasiswa terus bersuara sampai kasus ini terungkap sampai ke otak pelakunya.

“Kita tegas dalam kasus yang menimpa Andrie Yunus merupakan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana. Melihat temuan di lapangan para pelaku diduga aktor-aktor yang terlatih terlihat dari mekanisme yang dilakukan, mulai dari mekanisme pemantauan dan profiling bukan dilakukan oleh orang sembarangan. Untuk itu, kita harus dukung Polri agar objektif dan profesional dalam menangani kasus ini,”jelasnya saat memaparkan materi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Aparat Negara Harus Menjamin Demokrasi dan Keselamatan Rakyat”, Selasa (17/3) di Sekretariat Badko HMI Sumut Jalan Adinegoro Nomor 15, Medan.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar dan dua Narasumber lainnya yakni, Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos dan Pengamat HAM, SH, MH.

Lebih jauh disampaikan Irfan, kasus yang menimpa Andrie Yunus diduga dilakukan oleh orang-orang terlatih dan bukan orang sembarangan. Indikasinya, kalau dilakukan oleh orang awam Polri akan mudah menangkap para pelakunya. Sedangkan dalam kasus ini, sudah berjalan hampir sepekan aktor lapangan belum juga tertangkap.

“Kita juga mendesak lembaga independen Komnas HAM, jika ada indikasi keterlibatan aparatur negara Komnas HAM harus aktif melakukan penyelidikan. Kalau ini dibiarkan tidak tertutup kemungkinan bakal terjadi oleh para pembela HAM di Indonesia, kita sebagai mata Andrie Yunus harus mengawal kasus ini. Kalau ini tidak dikawal akan menjadi preseden buruk dan catatan buruk negara gagal mengungkap kasus ini,”ungkapnya.

Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos menyampaikan, dalam kasus yang dialami Andrie Yunus, terlihat memang ada sesuatu yang sistematis yang terencana. Fakta yang terjadi ini dilakukan orang-orang yang terorganisir dan berpengalaman. “Dugaan kuat saya, memang ada nuansa muatan TNI, Mengapa? Karena kerja-kerja Andrie sebelumnya dalam RUU TNI dia sangat vokal mengkritisi kebijakan tersebut, kalau berkaca dari tuntutan yg terjadi, saat dia mengkritisi UU TNI disitu dia mengalami percobaan pembunuhan,”jelas Juniaty.

Dari sisi sosial politik, lanjut Juniaty, ini merupakan upaya oembungkaman suara-suara kritis. Andrie salah satu contoh kasus, bagaimana aparat negara melakukan pembungkaman suara-suara kritis dari masyarakat sipil.

Sementara, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar menambahkan, dalam pernyataan sikapnya Badko HMI Sumut mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai bentuk kekerasan yang tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam, prinsip kemanusiaan universal, serta cita-cita konstitusi RI. Badko HMI Sumut juga menegaskan bahwa teror terhadap aktivis merupakan ancaman serius terhadap demokrasi, kebebasan sipil dan perjuangan masyarakat dalam menegakkan keadilan dan HAM.

“Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan , profesional dan independen termasuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat baik sebagai pelaku langsung maupun aktor intelektual di balik peristiwa. Menuntut negara untuk menjamin perlindungan yang nyata terhadap para pembela HAM, aktivis masyarakat sipil dan seluruh warga negara yang memperjuangkan nilai keadilan dan kemanusiaan,”tukasnya. *(Tim)

Berita Terkait

Rutan Kls I Labuhan Deli Gelar Perekaman KTP Elektronik bagi Warga Binaan
Maruli Siahaan Besuk Istri Pendeta HKBP di Medan, Wujud Kepedulian Nyata Wakil Rakyat Terhadap Kemanusiaan
Rutan Kelas I Labuhan Deli Apresiasi WBP dan Pegawai melalui Pembagian Hadiah Lomba HBP ke-62
Lapas Kelas I Medan Gelar Tasyakuran HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima
KAI Divre I Sumut Tertibkan 25 Perlintasan Sebidang, Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Satu Data untuk Semua, Lapas Perempuan Medan Pastikan WBP Miliki Identitas Kependudukan di HBP ke-62
PT Pelindo Regional 1 Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Wakil Ketua DPRD Kota Medan 2026
HBP ke-62, Kanwil Ditjenpas Sumut Wujudkan Pelayanan Prima Lewat Sinergi, Apresiasi, dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:55 WIB

Langkah Taktis Cegah Gangguan, Lapas Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Keliling.

Rabu, 29 April 2026 - 19:39 WIB

Sinergitas Antar APH, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Serdang Bedagai

Rabu, 29 April 2026 - 19:10 WIB

Rutan Kls I Labuhan Deli Gelar Perekaman KTP Elektronik bagi Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 18:11 WIB

Maruli Siahaan Besuk Istri Pendeta HKBP di Medan, Wujud Kepedulian Nyata Wakil Rakyat Terhadap Kemanusiaan

Rabu, 29 April 2026 - 18:04 WIB

Evo Star Disorot: Dugaan Tanpa NPPBKC, Berdiri di Depan Sekolah, dan Maraknya Ekstasi

Rabu, 29 April 2026 - 17:09 WIB

Polsek Kotapinang Hadir Lewat Program Jembatan Merah Putih Sentuh Titi Kembar Bedagai di Aspal

Rabu, 29 April 2026 - 16:44 WIB

Lapas Kelas I Medan Gelar Tasyakuran HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Rabu, 29 April 2026 - 16:31 WIB

Musyawarah DPC PAN se-Pematangsiantar Sukses Digelar, Soliditas Kader Menguat

Berita Terbaru