SERGAI | Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jasa Marga Kuala Namu–Tebing Tinggi (JMKT), tepatnya di KM 63.200, Dusun I, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (11/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Insiden tragis ini melibatkan Bus Halmahera tujuan Pekanbaru–Medan dan sebuah mobil pickup pengangkut ayam broiler.
Menurut informasi yang disampaikan personel PJR Satlantas Polres Serdang Bedagai, Bripka Rendi Sinaga, kecelakaan bermula ketika mobil pickup dari arah Tebing Tinggi menuju Medan menabrak pembatas jalan tol dan terguling di badan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju Bus Halmahera dengan kecepatan tinggi. Melihat bangkai pickup di depannya, sopir bus berusaha menghindar dengan membanting setir ke kiri hingga akhirnya bus terguling di pinggir tol.
Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang bus dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Korban terdiri dari tiga wanita yang merupakan penumpang dan satu orang kernet bus. Sementara penumpang lain dan beberapa korban luka-luka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sari Mutiara, Rumah Sakit Umum, serta Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan medis.
Bus Halmahera dilaporkan mengangkut total 13 penumpang saat insiden berlangsung. Dari keseluruhan penumpang, sebagian besar berhasil diselamatkan namun harus dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka, baik ringan maupun berat. Kondisi di lokasi kejadian sempat berlangsung kacau, terutama setelah diketahui sopir bus memilih kabur meninggalkan kendaraan dan para korban usai kecelakaan.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di ruas tol tersebut. Para petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mencari keberadaan sopir bus yang melarikan diri.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mendalami kronologi dan penyebab utama kecelakaan, serta mengejar sopir bus yang kabur usai insiden. Kejadian ini menambah panjang daftar kecelakaan fatal di jalan tol yang melibatkan angkutan umum dan kendaraan pengangkut barang, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pengemudi agar senantiasa waspada dan mematuhi aturan keselamatan lalu lintas saat melintas di jalur tol. (*)





























