Medan Baranewssumut.com
Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga besar Hutabarat di Jalan Lorong 1 Pulo Brayan, Kota Medan, atas berpulangnya ke Rumah Bapa di Sorga Ibu Boru Sinaga (Oppung Desi Boru) dalam usia 71 tahun. Almarhumah dikenal sebagai sosok ibu dan oma yang penuh kasih semasa hidupnya. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Maruli Siahaan selaku Ketua Umum PPSD Siahaan Kota Medan sekaligus Anggota DPR RI Komisi XIII dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, mengutus perwakilannya, Ramot Situmorang, untuk melakukan kunjungan sosial (melayat) ke rumah duka. Kehadiran tersebut menjadi simbol perhatian dan solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan.
Almarhumah merupakan istri dari almarhum Bapak Hutabarat dan bagian dari keluarga besar yang memiliki hubungan erat dengan anggota PPSD Siahaan, khususnya dari Sektor-37 Pulo Brayan. Ikatan kekeluargaan tersebut menjadi dasar kuat bagi organisasi untuk hadir dan memberikan dukungan moral dalam situasi duka, Selasa 05 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan menyampaikan pesan belasungkawa yang mendalam dari Maruli Siahaan kepada seluruh keluarga. Ia menuturkan bahwa duka yang dialami merupakan bagian dari perjalanan hidup yang harus dihadapi dengan ketabahan dan iman yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Lebih lanjut, keluarga yang ditinggalkan diajak untuk tetap berserah diri serta meyakini bahwa setiap peristiwa, termasuk kehilangan orang tercinta, memiliki rencana indah dari Tuhan. Harapan dan penghiburan tersebut diharapkan dapat memberikan kekuatan serta ketenangan batin bagi keluarga dalam menjalani hari-hari ke depan.
Kunjungan ini juga menjadi cerminan nyata dari komitmen PPSD Siahaan Kota Medan dalam menjaga nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Organisasi ini tidak hanya hadir dalam momen sukacita, tetapi juga setia mendampingi anggotanya dalam masa-masa sulit seperti saat berduka.
Kehadiran perwakilan PPSD Siahaan disambut dengan penuh rasa terima kasih oleh keluarga. Mereka merasa terhibur dan dikuatkan atas perhatian yang diberikan, yang menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kehilangan tersebut.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat solidaritas dan kebersamaan di antara pomparan Siahaan semakin erat. Nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur terus dijaga dan diwujudkan dalam tindakan nyata, sehingga kehadiran organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggotanya, khususnya dalam situasi penuh duka seperti ini.
(Harianto Siahaan)





























