22/10/2026
BARANEWSSUMUT.COM-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berkomitmen memenuhi hak warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui fasilitasi kegiatan kebaktian rutin sebagai bagian dari pembinaan kerohanian untuk memperkuat iman, membangun karakter, serta menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam kegiatan tersebut, Nurhayati, S.Th., selaku pembimbing ibadah dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, menyampaikan pesan rohani mengenai pentingnya kasih, pengampunan, dan keteguhan dalam memelihara iman.

Ia mengajak warga binaan agar tidak larut dalam penyesalan atas masa lalu, melainkan menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga untuk bertumbuh dan mengambil langkah yang lebih positif.
Ia juga menekankan bahwa perubahan diri membutuhkan kemauan, kesabaran, dan komitmen untuk terus melakukan hal-hal baik.
Melalui nilai-nilai yang dipelajari dalam ibadah, warga binaan diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan batin, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta membangun keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.
Salah seorang warga binaan, Jery, mengungkapkan bahwa kebaktian rutin memberikan penguatan tersendiri selama menjalani masa pembinaan. Menurutnya, kesempatan untuk beribadah dan mendengarkan firman Tuhan tidak hanya menjadi sarana memenuhi kebutuhan rohani, tetapi juga sumber ketenangan dan motivasi untuk menjalani kehidupan dengan sikap yang lebih baik.
“Melalui kebaktian ini, kami mendapatkan penguatan untuk tetap percaya bahwa hidup selalu memberikan kesempatan untuk berubah. Firman Tuhan mengingatkan kami agar tidak menyerah, belajar dari kesalahan, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Kami bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk memperkuat iman dan menumbuhkan harapan untuk masa depan,” ungkapnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan memperkuat mental warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Pemenuhan kebutuhan spiritual, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan program pembinaan lainnya agar warga binaan memiliki landasan moral yang kuat untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap mendapatkan kesempatan untuk beribadah dan memperkuat keyakinan sesuai dengan agama yang dianut. Melalui kebaktian rutin ini, kami berharap tumbuh kesadaran untuk terus memperbaiki diri, menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan membangun harapan baru.
Kami juga mengapresiasi dukungan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong yang telah bersinergi dalam mendukung pembinaan kerohanian di Rutan Tanjung,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian secara berkelanjutan melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong.
Diharapkan, nilai-nilai spiritual yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, serta menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru dan tekad menjalani kehidupan yang lebih positif, Tegasnya.
(***)





























