MEDAN – Upaya mengurangi emisi karbon di sektor transportasi menjadi salah satu tantangan penting dalam pembangunan perkotaan, termasuk di Kota Medan. Tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, kepadatan lalu lintas, serta ketergantungan terhadap kendaraan pribadi menunjukkan perlunya perubahan menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung perubahan tersebut adalah memperkuat penggunaan transportasi publik. Pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang menjadi salah satu upaya untuk menyediakan alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor transportasi.
Namun, peralihan menuju transportasi rendah emisi tidak cukup hanya dengan menghadirkan armada bus listrik atau membangun infrastruktur pendukung. Kualitas pelayanan, keterjangkauan tarif, ketepatan waktu, integrasi antarrute, serta kemudahan akses masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mendorong penggunaan transportasi publik.

Apabila transportasi umum belum mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya, masyarakat berpotensi tetap memilih kendaraan pribadi sebagai sarana mobilitas sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan dekarbonisasi transportasi di kawasan perkotaan.
Persoalan ini turut menjadi perhatian Muaz Alfattah Fadhani, mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU) yang memiliki ketertarikan pada isu pembangunan berkelanjutan, kebijakan publik, dan mobilitas perkotaan. Melalui karya jurnalistik berjudul “Dari Halte ke Harapan: Jalan Panjang Mebidang Menuju Kota Rendah Emisi”, Muaz mengangkat perkembangan BRT Mebidang serta peluang dan tantangan pengembangan transportasi publik rendah emisi di Medan.
Karya tersebut berhasil mengantarkannya meraih Juara 1 Olimpiade Jurnalis Muda 2026. Dalam proses peliputannya, ia menggunakan pendekatan jurnalistik mendalam melalui observasi lapangan, wawancara, analisis data, infografis, dan perspektif masyarakat untuk menggambarkan kondisi transportasi publik di kawasan Mebidang.
Selain melalui kegiatan jurnalistik, perhatian terhadap isu transportasi berkelanjutan juga diwujudkan melalui pendirian Transgo Medan pada 2026. Komunitas pemuda ini berfokus pada edukasi publik, advokasi, dan kampanye mobilitas berkelanjutan dengan mendorong terciptanya transportasi yang lebih ramah lingkungan, inklusif, dan nyaman bagi masyarakat.
Transgo Medan berupaya membangun kesadaran bahwa persoalan transportasi bukan sekadar mengenai perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Lebih dari itu, sistem transportasi memiliki keterkaitan dengan kualitas udara, kesehatan lingkungan, aksesibilitas, serta kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Muaz juga mengikuti Bootcamp Future Leaders in Sustainable Transport yang diselenggarakan oleh WRI Indonesia pada 2026. Program tersebut memberikan ruang pembelajaran mengenai transportasi berkelanjutan, transisi energi, dan dekarbonisasi transportasi. Dalam kegiatan tersebut, ia turut merancang proyek percontohan dekarbonisasi transportasi untuk Kota Medan.
Ke depan, upaya mewujudkan transportasi rendah emisi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, penyedia layanan transportasi, komunitas, hingga masyarakat sebagai pengguna. Pengembangan transportasi publik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan dan kebijakan yang mendukung perubahan pola mobilitas.
Dekarbonisasi transportasi pada akhirnya bukan hanya tentang mengganti kendaraan berbahan bakar fosil dengan kendaraan listrik, melainkan membangun sistem mobilitas yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Dengan transportasi publik yang terintegrasi, mudah diakses, dan dapat diandalkan, Medan memiliki peluang untuk bergerak menuju kota yang lebih rendah emisi dan berkelanjutan.
Tentang Transgo Medan
Transgo Medan merupakan komunitas pemuda yang didirikan pada 2026 oleh Muaz Alfattah Fadhani. Komunitas ini bergerak dalam bidang transportasi berkelanjutan melalui edukasi publik, advokasi, dan kampanye mobilitas ramah lingkungan di Kota Medan.
Kontak Media:
Transgo Medan
Email: transgomedan@gmail.com
Instagram: @transgomedan





























