Evaluasi Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Mendapat Desakan Usai Kasus Keracunan di Berastagi

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:31 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Kasus keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Sumatera Utara, kembali menyoroti tata kelola distribusi makanan di lingkungan sekolah. Peristiwa ini memunculkan reaksi dari kalangan legislatif yang menuntut adanya evaluasi mendalam terhadap sistem dapur sentralistik yang selama ini diterapkan dalam penyediaan makanan untuk pelajar.

Desakan perubahan datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Ia menilai, dapur sentral yang mengharuskan proses pengolahan dilakukan secara terpusat sebelum didistribusikan ke sekolah menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dari sisi keamanan pangan. Berdasarkan masukan para ahli gizi, Charles mengingatkan, makanan yang tidak segera dikonsumsi setelah proses masak dan dibiarkan pada suhu ruang lebih dari empat jam sangat rawan terhadap kontaminasi bakteri. Ia berpendapat, sekalipun fasilitas dapur telah dibenahi, rantai pendistribusian yang terlalu panjang akan membuka celah terjadinya keracunan. Karena itu, pengolahan makanan yang dikembalikan ke lingkungan sekolah, melibatkan kantin sekolah, serta keaktifan orang tua siswa, dinilai sebagai solusi yang lebih tepat dalam menjaga standar higienitas makanan.

Pendapat serupa juga diutarakan Ketua DPP PDI-P, Djarot Saiful Hidayat, yang menilai reformasi mekanisme dapur SPPG harus segera dilakukan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua untuk memberi kontrol langsung terhadap kualitas asupan yang diterima anak. Menurut Djarot, langkah tersebut tidak hanya mempersempit potensi masalah keamanan pangan, tetapi juga sekaligus memberikan peluang lebih luas dalam pemanfaatan bahan pangan lokal yang variatif dan mendukung perekonomian sekitar. Djarot mengingatkan, program bantuan makanan jangan sampai menjadi ajang mencari keuntungan bagi oknum tertentu, melainkan harus benar-benar mengutamakan kepentingan tumbuh kembang anak-anak sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memperhatikan aspek keamanan pangan, perubahan model pengolahan juga diyakini mampu menekan praktik korupsi yang rentan terjadi dalam pelaksanaan program sosial. Charles menambahkan, temuan di lapangan menunjukkan ada dugaan penyaluran dana yang tidak tepat sasaran dan tidak sepenuhnya diterima sesuai hak penerima manfaat. Dengan mendekatkan proses produksi makanan ke sekolah, pengawasan akan lebih optimal dan transparan, sehingga setiap rupiah anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk kualitas gizi siswa.

Sejumlah kalangan menilai, momentum kasus di Berastagi harus menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyusun ulang desain program MBG ke depan. Penjaminan atas kemanan, kualitas, dan transparansi realisasi anggaran diyakini hanya dapat terwujud melalui model pelibatan langsung antara sekolah, orang tua, serta pengawasan pihak terkait. (*)

Berita Terkait

Resmi Ditahan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Kenakan Rompi Tahanan KPK
Maraknya Judi Togel di Karo, Warga Desak Polres Bertindak Tegas
Bukan Salah Anggaran, Dinkes Karo Ungkap Sorotan BPK Rp5,23 Miliar Murni Kesalahan Teknis Input SIPD
Maruli Siahaan Bahas Perizinan Pembangunan Gereja HKBP Sukarami Palembang
Maruli Siahaan Perkuat Solidaritas PPSD Siahaan di Palembang, Dorong Generasi Muda Lestarikan Sejarah Leluhur
​Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Dana
Mayor Pom Deddy Siahaan Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Merauke
Ini Baru Keren … !!!Pemerintah Kabupaten Karo Perbaiki Jalan Udara Sampai ke Simpang Empat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Mashun, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gerak Cepat Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan, Truk Trailer Diduga Hasil Curian Diamankan di Gudang Gabion

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi Mako Brimob Sumut, Kapolda Irjen Sonny Irawan Beri Pesan Tegas: Kompak, Solid, Bersama Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Arus Peti Kemas PMT Capai 535.494 TEUs hingga September 2026, Tumbuh 4 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Reses Dr. Maruli Siahaan di Medan, 500 Warga Soroti Kriminalitas, Narkoba, Banjir dan Pengangguran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:41 WIB

40 Orang Positif Narkoba Diamankan, Gerebek Kampung Narkoba Jalan Denai Medan Bongkar Borok Pengawasan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Maruli Siahaan Dukung Penggalangan Dana Departemen Sosial GSJA Daerah 1 Sumut-Aceh

Berita Terbaru