‎Tembok Gang Anggrek Tak Tersentuh, Warga Menunggu Kepastian, Sikap Pemko Medan Dipertanyakan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:43 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,

Tembok penutup akses Gang Anggrek, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, masih berdiri kokoh. Di sisi lain, warga mengaku kesulitan mengakses jalan yang selama ini mereka gunakan, termasuk untuk menuju masjid dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
‎
‎Sudah lebih dari satu bulan persoalan ini berlangsung. Namun, warga masih menantikan langkah konkret Pemerintah Kota Medan untuk memberikan kepastian atas status akses jalan yang dipersoalkan tersebut.
‎
‎Tembok tetap berdiri. Akses warga terhambat. Lantas, Pemko Medan menunggu apa lagi?
‎
‎Kekecewaan warga semakin memuncak karena persoalan ini bukan sekadar menyangkut bangunan fisik, melainkan juga menyentuh kepentingan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial dan beribadah. Sebelum di tutup warga melaksanakan shalat berjamaah di masjid, namun udah lebih satu bulan warga jarang ke masjid di karenakan akses jalan di tutup.
‎
‎Kuasa hukum warga Gang Anggrek, dari Kantor Hukum Pelita Konstitusi yaitu Dongan Nauli Siagian, SH.,MH, Haris Dermawan, SH.,MH, Bayu Subronto, SH, Satria Adiguna, SH, M.Rizky Haris, SH dan Abdu Fadly Ansor SH.,MH menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan persoalan ini berlarut-larut tanpa kejelasan.
‎
‎“Ketika akses warga menuju masjid dan aktivitas sehari-hari terhambat, pemerintah harus hadir memberikan kepastian. Kami tidak meminta tindakan di luar hukum. Kami meminta aturan ditegakkan, status jalan diperiksa, legalitas bangunan diverifikasi, dan hasilnya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” Perlu kami sampaikan sesuai data fisik yang kami peroleh saat ini tanah yang di kuasai SB 1.943 M2 sementara sesuai SHM Nomor : 2790 tertera 1.394 M2 artinya ada kelebihan tanah sekitar 549 M2. Kami telah mengajukan surat resmi ke Kepala Kantor ATR/BPN Kota Medan untuk di lakukan pengembalian tapal batas sesuai dengan SHM 2790 miliknya SB tegas Dongan N Siagin SH.,MH.
‎
‎WARGA MENUNGGU TINDAKAN, BUKAN SEKADAR JANJI
‎
‎Warga menyatakan bahwa Gang Anggrek telah digunakan selama puluhan tahun. Mereka meminta pemerintah memeriksa peta lama, riwayat penggunaan jalan, dokumen pertanahan, serta batas bidang tanah untuk memastikan status akses yang kini tertutup tembok tersebut.
‎
‎Legalitas bangunan, termasuk pemenuhan persyaratan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), juga diminta untuk diperiksa oleh instansi berwenang.
‎
‎Bagi warga, persoalan ini harus diselesaikan secara objektif. Jika ditemukan pelanggaran, penindakan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum. Jika terdapat sengketa mengenai status tanah atau jalan, pemerintah perlu memastikan proses pemeriksaan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
‎
‎Wali Kota Medan Rico Waas, Satpol PP Kota Medan, serta dinas terkait didesak segera memberikan penjelasan resmi mengenai langkah penanganan persoalan Gang Anggrek.
‎
‎“Jangan sampai masyarakat merasa berjuang sendirian untuk mendapatkan kepastian. Pemerintah harus menjelaskan apa yang sudah dilakukan, apa kendalanya, dan kapan persoalan ini akan ditangani. Jangan biarkan warga terus menunggu tanpa jawaban,” sementara Lurah Sunggal tetap ngotot itu jalan milik Syaiful Bahri sehingga menimbulkan pertanyaan kepada kami dan warga ‘ Mengapa Lurah membela mati-matian SB atau jangan-jangan lurah sudah menerima Upeti. Tegas kuasa hukum warga.
‎
‎SAMPAI KAPAN WARGA HARUS BERTAHAN?
‎
‎Warga berharap akses yang selama ini mereka gunakan dapat memperoleh penyelesaian yang adil dan berkepastian hukum. Mereka juga menyatakan akan terus menyampaikan aspirasi secara damai serta menempuh jalur hukum apabila diperlukan.
‎
‎Kini, sorotan tertuju kepada Pemerintah Kota Medan. Masyarakat menunggu langkah nyata, bukan sekadar penjelasan administratif.
‎
‎Tembok boleh tetap kokoh berdiri, tetapi persoalan hak akses warga tidak boleh dibiarkan menggantung. Ketika akses menuju masjid ikut terdampak, kepastian dan penyelesaian harus menjadi prioritas.
‎
‎Pemko Medan, warga sudah menunggu. Apa langkah konkret berikutnya?(red)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Sebastian Tampubolon Borong Makanan Ringan Minuman Segar Di Lapangan Merdeka Medan
Maruli Siahaan Dukung Peresmian GKPA Anugerah Tanjung Anom, Wujud Kepedulian Terhadap Pertumbuhan Iman dan Pelayanan Gereja
Maruli Siahaan Hadir Melalui Perwakilan Pada Pesta Gotilon dan Tahun Transformasi HKBP Jetun Tanjung Gusta
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Maruli Siahaan Dukung Aksi Donor Darah dan Berbagi Tali Kasih kepada Kaum Dhuafa
Maruli Siahaan Dukung Wisata Rohani 100 Anak Sekolah Minggu HKBP Eben Ezer Ressort Martoba ke Hill Park Sibolangit
Maruli Siahaan Dukung Pesta Gotilon dan Pembangunan HKBP Yuki Hamparan Perak
Reses di HKBP Immanuel Sei Semayang, Maruli Siahaan Dukung Pengadaan Lahan dan Pembangunan Gereja
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Kapolres Labusel Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026, Tekankan Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman Silangkitang, Kapolres Labusel Ajak Jamaah Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Gerak Cepat, Polsek Torgamba Gelar OSN Setelah Deklarasi Labusel Tolak Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Dari Deklarasi Hingga Aksi Nyata, Kapolres Labusel Kobarkan Perlawanan Terhadap Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Selamatkan Generasi Muda, TNI-Polri dan Instansi Terkait Gelar Apel Gabungan di Polres Labusel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Labusel Ajak Warga Asam Jawa Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Labusel Ajak Santri Ar-Rasyid Jauhi Narkoba dan Perundungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:56 WIB

HUT Humas Polri ke-75, Polres Labusel Gelar Baksos dan Donor Darah, 14 Kantong Terkumpul Untuk Masyarakat

Berita Terbaru