BaraNews.Com-Medan, 30 April 2026 Di balik mulusnya perjalanan kereta api yang melintasi jalur rel di Sumatera Utara, terdapat komitmen tinggi terhadap keselamatan yang dimulai jauh sebelum kereta diberangkatkan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan setiap perjalanan diawali dengan standar keamanan tinggi melalui perawatan intensif di Depo Kereta Pulubrayan, Medan.

Depo Kereta Pulubrayan memegang peran penting sebagai pusat perawatan sarana kereta api.
Saat ini, KAI Divre I Sumatera Utara mengelola 73 unit sarana kereta penumpang. Sebanyak 58 unit di antaranya dioperasikan setiap hari untuk melayani 20 perjalanan kereta api, sementara sisanya disiagakan sebagai cadangan sekaligus menjalani perawatan rutin.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pengelolaan sarana tersebut merupakan strategi penting dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.


Perawatan sarana di Depo Kereta Pulubrayan dilakukan secara berkala dengan siklus bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, hingga tahunan (12 dan 24 bulan). Sementara itu, perawatan besar atau overhaul dengan siklus 48 bulan dilaksanakan di Balai Yasa Pulubrayan yang memiliki fasilitas perawatan lebih lengkap.
Selain perawatan berkala, KAI juga menerapkan sistem pengawasan harian yang ketat melalui regu daily check. Tim ini bertugas memeriksa setiap sarana, baik sebelum digunakan maupun setelah operasional selesai.
“Terdapat regu daily check yang memastikan setiap sarana dalam kondisi optimal. Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi gangguan sekecil apa pun yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan dan kenyamanan pelanggan,” tambah Anwar.
Upaya menjaga keandalan sarana juga diperkuat dengan penempatan petugas Pengawas Urusan Sarana (PUS) dan Pengawas Urusan Kereta (PUK) di sembilan stasiun strategis, yakni Medan, Binjai, Belawan, Tebing Tinggi, Kuala Tanjung, Kisaran, Rantauprapat, Besitang, dan Kota Pinang. Petugas tersebut melakukan pemeriksaan visual setiap kali kereta berhenti serta menangani perbaikan ringan apabila ditemukan kendala teknis selama perjalanan.
Upaya konsisten ini berdampak positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat. Sepanjang Triwulan I 2026, KAI Divre I Sumatera Utara mencatat sebanyak 698.256 pelanggan, meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 618.428 pelanggan.
“Kami meyakini bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam layanan transportasi publik. Melalui perawatan sarana yang disiplin dan konsisten, baik di depo maupun di lintas, kami berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat,” tutup Anwar.
(***)




























