Polrestabes Medan Diminta Segera Tangkap Komplotan Pelaku Penipuan Bermodus Surat Perdamaian !

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:13 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Sudah dua bulan lamanya 5 orang terlapor dalam kasus tindak penipuan yang berkedok surat perdamaian belum juga diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Medan.

Laporan tindak pidana penipuan tersebut bermula saat pelapor dihubungi oleh pihak dari pelaku pencurian mengajak untuk berdamai dan pihak dari pelaku pencurian membuat surat perdamaian yang berisikan tentang perdamaian dan berjanji akan mencabut laporannya di Polrestabes Medan karena korban menangkap anaknya pelaku pencurian.

PS pelapor dalam hal ini meminta agar Polrestabes Medan segera memeriksa 5 orang dalam kasus penipuan yang berkedok dan bermodus surat perdamaian yang telah dilaporkan pihaknya pada bulan Desember 2025 yang lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah kami laporkan ke Polda Sumut dan Laporan kami di limpahkan ke Polrestabes Medan dengan nomor STTLP/2000/XII/2025/SPKT/POLDA SUMUT. kemaren saya sudah diperiksa bersama saksi saksi yang ada sewaktu kami melakukan perdamaian, saya meminta agar Polrestabes Medan segera memeriksa 5 orang terlapor diantaranya, Dua orang tua pelaku pencurian LSH dan AS, Dua Pelaku pencurian DT dan KR dan seorang oknum pengacara yang perannya membuat surat perdamaian dan juga menjanjikan pencabutan laporan di Polrestabes Medan,” beber Ps

Dalam isi perjanjian tersebut, kata Ps mereka mengatakan bahwa penanda tanganan surat tersebut untuk perdamaian bukan untuk hal yang lain. “yang jelasnya untuk berdamaian” berulang ulang kali kami tanyakan kepada mereka dan mereka menjawab untuk peramaian, dan pihak pertama dalam surat tersebut berjanji akan mencabut laporannya di Polrestabes Medan setelah surat perdamaian kami tanda tangani.

“Namun pihak pertama yang membuat surat perdamaian tersebut mengingkari janjinya, sementara kami sudah menanda tangani surat perdamaian untuk dua orang anaknya yang mencuri di toko kami agar diringankan hukumanya, dan surat itu sudah mereka berikan kepada pihak terkait termasuk Jaksa yang menyidangkan anaknya yang membongkar brangkas di toko kami, dan tiba tiba kami kembali diperiksa penyidik dan surat perdamaian itu dijadikan penyidikn sebagai bukti bahwa kami mengakui perbuatan kami melakukan penganiayaan kepada anaknya. Kan aneh jadinya, mereka bilang mau berdamai makanya kami mau tanda tangani, tapi malahan tidak mereka cabut laporan nya, mereka malahan mencabut dan membatalkan surat perdamaian itu, gara gara surat itu kami korban pencurian yang disuruh penyidik Polsek Pancur Batu untuk menangkap maling di toko kami malahan dijadikan tersangka dan saya masuk penjara, makanya kami merasa tertipu akan hal tersebut sehingga kami membuat laporan ke Polisi agar terlapor dan komplotannya diproses sesuai hukum dan undang undang yang berlaku,” ujar Ps

Masi Kata Ps, kenapa mereka tiba tiba membatalkan surat perdamaian yang sudah di kirimnya ke Polrestabes Medan, dan malahan penyidik menjadikan surat itu di berita acara pemeriksaan di Polrestabes Medan, ini kan jadi aneh, mereka bilang mau berdamai nyatanya surat itu dijadikan alat untuk menjerat kami.

“Maka dari itu, kami meminta penyidik Polrestabes Medan segera memeriksa terlapor dan menetapkannya sebagai tersangka dan menahan komplotan pelaku penipuan tersebut, kami merasa tertipu akan pendada tanganan surat perdamaian tersebut, ini sudah jelas penipuan yang berkedok surat perdamaian,ini mereka sudah komplotan untuk menipu kami dengan cara membuat surat perdamaian dan menjadikannya bukti,” pungkasnya Jumat 6 Maret 2026

Hinga berita ini kami tayangkan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang kami konfirmasi terkait laporan tersebut belum memberikan tanggapan.(Red)

Berita Terkait

Dari Terminal BBM ke Wilayah Konsumsi, Kereta Api Menjaga Arus Distribusi Energi
Maruli Siahaan Berbagi Sukacita Pesta Gotilon HKBP Eben Ezer Karya 7 Resort Helvetia
Maruli Siahaan Dukung Pesta Pembangunan dan Festival Koor BNKP Resort 43, Pererat Kebersamaan Dalam Iman
Maruli Siahaan Hadir Dalam Sukacita Hut KE-71 Punguan Borsak Mangatasi Nababan Sektor Perumnas Mandala
Minggu Kasih di GBI Rumah Persembahan, Kapolda Sumut Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Respons Cepat Laporan Warga, Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Terduga Pelaku Tawuran
Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Jalin Kehangatan, Maruli Siahaan Hadiri Pernikahan Putra Hamka B. Kady di Jakarta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Maruli Siahaan Melayat Dua Keluarga Berduka di Jakarta, Wujud Kepedulian dan Solidaritas Kekeluargaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Syukuran Rumah Baru Berlinton Siahaan, Pererat Kebersamaan dan Persaudaraan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Tutup Masa Sidang, Maruli Siahaan Hadiri Paripurna DPR RI dan Temu Ramah Fraksi Partai Golkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Melalui RDP Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan Dorong Pendampingan Satu Pintu dan Evaluasi Izin Pesantren dalam Kasus Kekerasan Seksual

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Yonif TP 951/ Pandeka Merapi Resmi Diresmikan, Letkol Inf. Jimson Andre Siahaan Siap Emban Amanah Kepemimpinan

Berita Terbaru