Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Kawasan Produktif

YENI ERIKAH

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:31 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BaraNews.Com-Cilacap Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan Nusakambangan, Sabtu (20/6/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi terkini Nusakambangan, mulai dari pelaksanaan program pemasyarakatan, pembinaan warga binaan, hingga berbagai upaya pengembangan kawasan yang saat ini terus dilakukan.

Melalui kunjungan tersebut, rombongan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan serta tantangan dalam pengelolaan kawasan pemasyarakatan di Nusakambangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi atas transformasi Nusakambangan yang kini berkembang menjadi kawasan produktif dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan. Menurutnya, kawasan yang selama ini dikenal sebagai penjara dengan tingkat keamanan tinggi telah mampu menghasilkan berbagai komoditas dan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah rombongan meninjau sejumlah program unggulan yang dikembangkan di Nusakambangan, di antaranya Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), sektor pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.

“Nusakambangan yang kita dengar selalu seram, bayangannya Alcatraz. Ternyata setelah ke sini, kondisinya sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak produk bermanfaat untuk kita semuanya.

Oleh karena itu, atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Semoga usaha-usaha yang dilakukan di sini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” ujar Titiek.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Komisi IV DPR RI. Ia menegaskan bahwa berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program-program yang telah berjalan.

Menurut Agus, jajaran Pemasyarakatan akan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle yang tersedia di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Komisi IV DPR RI, namun kami juga akan menindaklanjuti evaluasi dan arahan yang diberikan, termasuk melakukan berbagai perbaikan dari program yang telah berjalan. Seluruh lapas dan rutan telah memanfaatkan lahan idle yang ada untuk dioptimalkan dalam membangun program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” kata Agus.

Transformasi Nusakambangan menjadi wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.

Melalui berbagai program produktif yang dijalankan, warga binaan dibekali keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat serta berkontribusi secara positif setelah menjalani masa pidana.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui pemanfaatan sekitar 135 hektare lahan produktif di Nusakambangan yang dikelola untuk berbagai sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Program ini melibatkan ratusan warga binaan secara aktif dalam setiap prosesnya, sehingga tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi dan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang mendorong kemandirian, tanggung jawab, serta kesiapan mereka menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas, Terangnya.

(***)

Berita Terkait

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Lima Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba hingga Kenakalan Remaja
Cegah Jeratan Judol di Kalangan Pelajar, Dir Binmas Polda NTB Sambangi SMAN 1 Mataram
Polres Batu Bara Gelar Police Goes to School di Ponpes Tahfiz Al-Mumtaz, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Bullying
Polsek Air Putih Bersama ESI Batu Bara Buka Turnamen Mobile Legends Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026
Polres Batu Bara Gelar Patroli KRYD di Sejumlah Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan Jalanan
Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Lancarkan Arus Lalu Lintas dan Amankan Aktivitas Masyarakat
Satresnarkoba Polres Batu Bara Amankan Pria 43 Tahun, Sita 80 Butir Pil Ekstasi dan Vape Getar
Kabapas Theo Adrianus Tegaskan Pendampingan ABH Bentuk Tanggung Jawab Penuhi Hak Anak Selama Proses Hukum

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Lima Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba hingga Kenakalan Remaja

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Cegah Jeratan Judol di Kalangan Pelajar, Dir Binmas Polda NTB Sambangi SMAN 1 Mataram

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Goes to School di Ponpes Tahfiz Al-Mumtaz, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Polsek Air Putih Bersama ESI Batu Bara Buka Turnamen Mobile Legends Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Lancarkan Arus Lalu Lintas dan Amankan Aktivitas Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Amankan Pria 43 Tahun, Sita 80 Butir Pil Ekstasi dan Vape Getar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kabapas Theo Adrianus Tegaskan Pendampingan ABH Bentuk Tanggung Jawab Penuhi Hak Anak Selama Proses Hukum

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Wasmat Semester II 2026, Pantau Pembinaan 21 Terpidana di Rutan Kuala Kapuas

Berita Terbaru