MEDAN —
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan terus mengoptimalkan pelaksanaan program Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui kegiatan perawatan dan pemantauan rutin ternak ayam di kandang pelatihan, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan staf BKD, Jefri Manik dan Heri Ginting, bersama klien pemasyarakatan, Sunardi, yang mengikuti pembinaan kemandirian di bawah arahan Subseksi S. Barus.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembersihan kandang, pemberian pakan dan air minum, serta pemeriksaan kondisi alas kandang, instalasi kelistrikan, dan kamera pengawas (CCTV).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan, keamanan, serta kondisi lingkungan kandang tetap terjaga sehingga mendukung keberlangsungan pemeliharaan ternak.
Dari hasil pemantauan, tercatat tujuh ekor ayam mati dan tiga ekor lainnya dalam kondisi sakit, dari total populasi yang diperkirakan mencapai 247 ekor. Sebagai langkah penanganan awal,
Toga Tampubolon memberikan jamu kepada ayam yang sakit. Selain itu, dilakukan konsultasi bersama mentor, Wahyudi, untuk membahas kondisi kesehatan ternak sekaligus memperoleh arahan mengenai langkah penanganan dan pencegahan lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Medan menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan program Ketapang sekaligus mengembangkan pembinaan kemandirian bagi klien pemasyarakatan.
Keterlibatan klien secara langsung dalam kegiatan peternakan diharapkan mampu memberikan pengalaman dan keterampilan praktis sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang mandiri, positif, dan produktif saat kembali berintegrasi di tengah masyarakat.(AVID/rel)





























