Medan Baranewssumut.com
Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, menghadiri Malam Perpisahan (Farewell Reception) Konsul Jenderal Jepang di Medan, Mr. Furugori Toru, yang berlangsung di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penghormatan kepada Konsul Jenderal Jepang sekaligus mempererat silaturahmi antara perwakilan diplomatik, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kalangan dunia usaha di Sumatera Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M., Konsul Kehormatan Korea di Medan; Dr. Jonner Napitupulu, Konsul Kehormatan Polandia di Medan; Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, Ephorus HKBP; serta Firsal Ferial Mutyara, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Maruli Siahaan menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Mr. Furugori Toru selama menjalankan tugas diplomatiknya di Medan.
“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Bapak Furugori Toru atas dedikasinya dalam menjaga hubungan persahabatan antara Jepang dan Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Hubungan antarnegara tidak hanya dibangun melalui kerja sama pemerintahan, tetapi juga melalui kedekatan masyarakat, pertukaran budaya, pendidikan, dan hubungan ekonomi yang saling memberikan manfaat,” ujar Maruli.
Lebih lanjut, Maruli menekankan pentingnya menjaga kesinambungan hubungan internasional yang dilandasi semangat saling menghormati dan kepentingan bersama.
“Pergantian tugas diplomatik merupakan bagian dari perjalanan pengabdian. Namun, persahabatan yang telah terbangun hendaknya terus terpelihara. Saya berharap kerja sama Indonesia dan Jepang semakin berkembang serta membuka peluang yang lebih luas bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara,” tambahnya.
Maruli juga menyampaikan harapan agar Mr. Furugori Toru senantiasa memperoleh keberhasilan dalam melanjutkan tugas dan pengabdiannya.
Malam perpisahan tersebut berlangsung sebagai ajang silaturahmi dan penghormatan, sekaligus mencerminkan pentingnya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan negara-negara sahabat melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
(Harianto Siahaan)





























