Bara.News.Com –Medan Menyambut periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menghadirkan layanan spesial bagi pelanggan dengan membagikan takjil gratis kepada penumpang kereta api. Program ini mulai dilaksanakan pada Rabu (11/3) bagi penumpang KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai yang berangkat dari Stasiun Medan pada pukul 19.05 WIB.

Pembagian paket berbuka puasa ini akan berlangsung mulai H-10 hingga satu hari menjelang Lebaran (H-1). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI untuk memberikan nilai tambah serta kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama bulan suci Ramadan.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa pemberian takjil merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepedulian perusahaan terhadap pelanggan yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Pembagian takjil gratis ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang diberikan KAI Divre I Sumatera Utara kepada para pelanggan. Paket yang berisi air mineral, kurma, dan roti ini dapat langsung dimanfaatkan oleh penumpang untuk membatalkan puasa saat waktu berbuka tiba di area stasiun,” ujarnya.
Guna memastikan kelancaran arus mudik, KAI Divre I Sumut juga memperkuat pelayanan dengan menyiagakan petugas Customer Service Mobile (CSM) di sejumlah stasiun. Para petugas tersebut akan aktif membantu kebutuhan penumpang di area stasiun.
“Petugas CSM kami siagakan tidak hanya di Stasiun Medan, tetapi juga di Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Kisaran, dan Stasiun Rantau Prapat.
Mereka akan berkeliling menghampiri pelanggan untuk menawarkan bantuan, mulai dari informasi perjalanan, proses cetak tiket, hingga pendampingan pendaftaran face recognition agar proses masuk ke peron menjadi lebih cepat dan praktis,” tambahnya.
Berdasarkan data hingga H-10 Lebaran, sebanyak 84.613 tiket kereta api telah terjual untuk perjalanan selama 22 hari ke depan.
Sementara itu, volume penumpang pada hari ini masih terpantau stabil dan relatif landai. Peningkatan jumlah penumpang diprediksi mulai terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026, seiring dimulainya masa libur sekolah.
Anwar juga mengingatkan masyarakat di Sumatera Utara agar segera mengamankan tiket perjalanan mereka, mengingat tingginya minat masyarakat pada jadwal-jadwal favorit.
“Karakteristik pelanggan di Sumatera Utara cenderung melakukan pemesanan tiket mendekati hari keberangkatan. Hal ini cukup berisiko karena berpotensi kehabisan tiket pada jadwal-jadwal yang diminati. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari agar dapat memilih jadwal serta posisi kursi yang diinginkan secara lebih fleksibel,” jelasnya.
KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen mengawal masa Angkutan Lebaran 2026 dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Inovasi layanan yang dihadirkan diharapkan mampu menciptakan pengalaman mudik yang berkesan bagi seluruh masyarakat.
“KAI Divre I Sumatera Utara berupaya maksimal agar perjalanan mudik tahun ini menjadi momen yang menyenangkan bagi keluarga.
Mari gunakan transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk mudik dan arus balik Lebaran. Selain bebas dari kemacetan jalan raya, kereta api menjamin perjalanan yang tepat waktu, aman, dan nyaman sampai di tujuan,” tutup Anwar.
(***)




























