07/10/2026
BaraNews.Com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu melaksanakan asesmen kelayakan re-edukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari upaya memastikan program pembinaan berjalan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh asesor Lapas Kelas IIA Pancur Batu dengan bekerja sama bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan. Rabu, 07 Oktober 2026.

Asesmen dilakukan untuk menggali dan menilai berbagai aspek yang berkaitan dengan kondisi, kebutuhan, kesiapan, serta perkembangan warga binaan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kelayakan mengikuti program re-edukasi. Proses asesmen menjadi bagian penting agar pelaksanaan program pembinaan dapat diberikan secara tepat, terarah, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing WBP.
Kerja sama antara Lapas Kelas IIA Pancur Batu dan Bapas Kelas I Medan dalam pelaksanaan asesmen ini merupakan bentuk sinergi dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Hasil asesmen nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembinaan yang sesuai, khususnya dalam memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh kembali pengetahuan, meningkatkan kemampuan, serta membangun pola pikir yang lebih positif.
Melalui program re-edukasi, Lapas Pancur Batu terus mendorong warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi pengembangan diri. Pendidikan dan pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Lapas Kelas IIA Pancur Batu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Bapas Kelas I Medan dan pihak terkait lainnya dalam menghadirkan program pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan positif warga binaan, Pungkasnya.
(***)





























