Teriakan Penculik Tanpa Bukti Berujung Penganiayaan, Empat Warga Diamuk Massa di Parlilitan

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:55 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PARLILITAN – Kebrutalan main hakim sendiri kembali dipertontonkan dengan dalih menyelamatkan anak dari penculikan. Empat orang menjadi korban amukan massa setelah diteriaki penculik anak, padahal salah satu dari mereka adalah ayah kandung dari anak yang disebut diculik. Peristiwa ini menjadi bukti betapa mudahnya akal sehat hilang ketika isu sensitif disebar tanpa verifikasi.

Berdasarkan pantauan, kerumunan warga mengejar dan memburu rombongan tersebut hingga ke area persawahan dan semak-semak di wilayah Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan. Satu unit kendaraan yang mereka tumpangi dihentikan, kemudian keempatnya diseret keluar dan diamankan warga dengan cara kekerasan. Dalam kerumunan itu, seorang perempuan dan beberapa laki-laki tampak diborgol dengan tali, didudukkan di tanah, dan menjadi tontonan warga.

Insiden yang memicu kehebohan itu terjadi pada Selasa, 30 September 2026. Informasi yang beredar di tengah warga menyebutkan adanya upaya penculikan anak. Tanpa klarifikasi, tanpa tabayun, massa langsung mengambil alih peran aparat penegak hukum. Teriakan provokatif yang tidak jelas sumbernya dijadikan legitimasi untuk melakukan kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta yang terungkap setelah keempatnya diserahkan kepada kepolisian justru berbalik total. Hasil pemeriksaan awal aparat kepolisian setempat memastikan bahwa laki-laki yang dituduh sebagai penculik tersebut merupakan ayah kandung dari anak yang dibawanya. Rombongan tersebut diketahui datang dari luar kota dengan tujuan menemui anaknya di tengah proses perceraian keluarga. Kesalahpahaman dengan pihak pengasuh anak kemudian memicu teriakan penculikan yang menyulut amarah warga.

Polisi kini masih mendalami kronologi lengkap dan keterangan para pihak, termasuk mendalami apakah ada unsur pidana atau murni persoalan keluarga terkait hak asuh anak. Keempat orang yang sempat diamuk massa telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialami saat pengeroyokan.

Kasus Parlilitan ini tidak bisa dianggap sebagai sekadar salah paham. Ini adalah kejahatan jalanan yang difasilitasi oleh kebodohan kolektif. Siapa yang pertama kali meneriakkan isu penculikan? Siapa yang memprovokasi warga untuk mengejar dan menganiaya? Jika aparat hanya berhenti pada narasi damai dan klarifikasi, maka praktik barbar semacam ini akan terus berulang dengan korban berbeda.

Ketika hukum diserahkan kepada kerumunan yang emosional, yang diculik bukan lagi anak, melainkan nalar, keadilan, dan kemanusiaan itu sendiri.

Berita Terkait

Akal Sehat Diculik Isu, Ayah Kandung dan Perempuan di Parlilitan Jadi Korban Main Hakim Sendiri
Penggunaan Dana Bos UPT SMP Negeri 016 Nagasaribu V Diduga Rawan Penyelewengan
Penggunaan Dana Bos SMP Negeri 2 Lintongnihuta Rawan Penyelewengan
Patroli Subuh Polsek Torgamba Amankan Dua Pria Pembawa Sawit Diduga Hasil Curian

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

Dari Terminal BBM ke Wilayah Konsumsi, Kereta Api Menjaga Arus Distribusi Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Maruli Siahaan Berbagi Sukacita Pesta Gotilon HKBP Eben Ezer Karya 7 Resort Helvetia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Maruli Siahaan Hadir Dalam Sukacita Hut KE-71 Punguan Borsak Mangatasi Nababan Sektor Perumnas Mandala

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Minggu Kasih di GBI Rumah Persembahan, Kapolda Sumut Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Respons Cepat Laporan Warga, Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Terduga Pelaku Tawuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:48 WIB

Kolaborasi BNCT, Pemko Medan dan DP World Foundation, SMP Baru Segera Dibangun di Belawan

Berita Terbaru