Maruli Siahaan Soroti Isu Strategis TPPO dan Pelindungan HAM dalam Kunker Reses Komisi XIII DPR RI di Manado

HARIANTO SIAHAAN

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 09:54 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manado Baranewssumut.com

Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan, turut aktif dalam Kunjungan Kerja Masa Reses Komisi XIII DPR RI di Manado, Provinsi Sulawesi Utara, yang dilaksanakan pada 22–26 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap sektor hukum, keimigrasian, pemasyarakatan, serta hak asasi manusia.

Dalam rangkaian rapat dengar pendapat bersama mitra kerja, Maruli Siahaan menekankan pentingnya penguatan sinergi antar lembaga dalam menghadapi meningkatnya kompleksitas persoalan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Sulawesi Utara yang menjadi daerah asal, transit, sekaligus tujuan.

Menurutnya, persoalan TPPO tidak dapat hanya ditangani di hilir, tetapi harus dimulai dari pembenahan di hulu, khususnya terkait pemenuhan identitas hukum masyarakat di wilayah kepulauan terluar seperti Sangir dan Talaud. Ia menyoroti masih adanya warga yang belum memiliki dokumen kependudukan, sehingga rentan menjadi korban eksploitasi oleh sindikat internasional.

“Negara harus hadir sejak awal. Pemenuhan identitas hukum bukan hanya administrasi, tetapi bentuk perlindungan dasar agar masyarakat tidak mudah dieksploitasi,” tegas Maruli dalam forum tersebut.

Selain itu, Maruli Siahaan juga memberikan perhatian khusus terhadap hambatan dalam pelaksanaan restitusi bagi korban TPPO. Ia menilai bahwa vonis pengadilan harus diikuti dengan mekanisme eksekusi yang efektif, termasuk melalui penyitaan aset pelaku. Jika hal tersebut tidak optimal, maka negara perlu memperkuat skema Dana Bantuan Korban guna memastikan pemulihan ekonomi korban tetap berjalan. 

Dalam isu perlindungan perempuan, Maruli menyoroti maraknya eksploitasi seksual domestik yang berkedok rekrutmen pekerjaan hiburan. Ia mendorong adanya sistem pengawasan yang lebih ketat di titik keberangkatan serta peningkatan peran negara dalam memberikan pendampingan hukum bagi korban agar tidak terjebak dalam praktik utang yang menjerat.

Di sektor keimigrasian, Maruli juga mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan terhadap modus baru TPPO, khususnya pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri yang menggunakan dokumen resmi seperti visa wisata. Ia menekankan perlunya penguatan sistem profiling berbasis intelijen tanpa mengganggu hak masyarakat yang bepergian secara sah.

Sementara itu, terkait kondisi pemasyarakatan, Maruli Siahaan menilai bahwa permasalahan overkapasitas lembaga pemasyarakatan harus segera diurai melalui implementasi keadilan restoratif, terutama bagi pengguna narkotika tingkat rendah. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas rehabilitasi agar narapidana tidak kembali mengulangi tindak pidana setelah bebas.

Secara keseluruhan, Maruli Siahaan mengapresiasi kinerja instansi di Sulawesi Utara yang telah menunjukkan kemajuan dalam digitalisasi layanan hukum dan penguatan sistem keimigrasian. Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan memerlukan langkah yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap dinamika sosial di masyarakat.

“Kunjungan kerja ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya memastikan bahwa negara benar-benar hadir memberikan perlindungan dan keadilan bagi seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Maruli Siahaan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan di bidang hukum dan HAM agar lebih berpihak kepada masyarakat serta mampu menjawab tantangan kejahatan transnasional yang semakin kompleks.

(Harianto Siahaan)

Berita Terkait

Direktur Resnarkoba Polda Bangka Belitung Kombes Pol. Dr. Ronald Fredy C. Sipayung SH.SIK MH Tekankan Pengawasan Melekat dan Respon Cepat Layanan 110.
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 951/Pandeka Marapi Sigap Bantu Warga Rambatan, Pulihkan Rumah Pascahujan Ekstrem
Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)
Pansus RUU HPI Kunjungi Bandung, Maruli Siahaan Soroti Perlindungan WNI dan Kepastian Hukum UMKM
Perkuat RUU HPI, Maruli Siahaan Tekankan Perlindungan Hak WNI dan Kedaulatan Hukum di Batam
Maruli Siahaan Tinjau Perbatasan Kalbar, Dorong Tunjangan Khusus dan Penguatan Fasilitas Imigrasi
Letkol Inf Jimson Andre Siahaan Naik Pangkat, Kebanggaan Keluarga dan Inspirasi Generasi Muda
Mayor Infanteri Jimson Andre Siahaan Resmi Pimpin Yonif TP 951/Pandeka Marapi, Disambut Hangat Pemkab Tanah Datar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:51 WIB

BRI Pematangsiantar Gandeng Damkar Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanganan Kebakaran

Senin, 13 April 2026 - 13:09 WIB

PLN Apresiasi Kesabaran Warga Saat Pemulihan Listrik di Parapat

Senin, 13 April 2026 - 12:08 WIB

Turnamen E-Football Mobile Perdana di Pematangsiantar Sukses dan Meriah

Senin, 13 April 2026 - 09:41 WIB

Kursumawati Ukir Prestasi Nasional, Agen BRILink Pematangsiantar Raih Juara 1 Super AgenBRILink 2025

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi

Sabtu, 11 April 2026 - 10:57 WIB

Dukung Program One Day No Car, Penumpang KA Siantar Ekspres Tumbuh 17 Persen di Triwulan I 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:13 WIB

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kasat Narkoba AKP Irwanta Sembiring Gelar Buka Puasa Bersama FKMS

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:51 WIB

Keluarga Besar BRI Kanca Pematangsiantar Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Berita Terbaru