Medan Baranewssumut.com
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Maruli Siahaan, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Bangun Taruli Siahaan, S.E., menghadiri kegiatan Sidang Sinode Am Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) XVII Tahun 2026. Kehadiran perwakilan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan umat.
Kegiatan Sidang Sinode Am GPKB XVII ini dilaksanakan di Hotel Pardede Internasional, Kota Medan, dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 April 2026. Agenda ini menjadi momen penting bagi seluruh jemaat dan pemangku kepentingan gereja dalam menentukan arah pelayanan ke depan.
Bangun Taruli Siahaan, S.E., yang juga merupakan Tenaga Ahli sekaligus Ketua Rumah Aspirasi Maruli Siahaan, hadir bersama Antoni J. Siahaan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen dalam menjalin hubungan yang erat antara wakil rakyat dengan masyarakat, termasuk komunitas keagamaan.
Sidang Sinode Am GPKB XVII merupakan agenda penting dalam kehidupan organisasi gereja, yang bertujuan untuk memilih pimpinan sinode yang baru serta merumuskan dan menetapkan program-program strategis gereja. Program tersebut mencakup rencana jangka pendek maupun jangka panjang demi kemajuan pelayanan GPKB di berbagai wilayah.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pimpinan gereja, di antaranya Ramses Pandiangan selaku Ephorus GPKB, serta Darwin S. Sihombing sebagai Sekretaris Jenderal GPKB. Kehadiran para pimpinan tersebut bersama peserta sidang dari berbagai daerah menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun gereja.
Dalam kesempatan tersebut, Maruli Siahaan melalui perwakilannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Sidang Sinode Am GPKB XVII. Kegiatan ini dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat pelayanan gereja, meningkatkan persatuan jemaat, serta menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia juga berharap agar seluruh rangkaian sidang dapat berjalan dengan penuh hikmat, dilandasi nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kebijaksanaan. Dengan demikian, setiap keputusan yang dihasilkan dapat menjadi yang terbaik demi kemajuan GPKB serta kesejahteraan umat secara luas.
Dengan terselenggaranya Sidang Sinode Am GPKB XVII ini, diharapkan GPKB semakin kokoh dalam menjalankan pelayanannya serta mampu menjadi terang dan garam di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepemimpinan yang terpilih nantinya juga diharapkan mampu membawa GPKB semakin berperan aktif dalam pembangunan spiritual dan sosial di Indonesia.
(Harianto Siahaan)




























