BaraNews.Com-Kuala Tanjung, 7 April 2026 Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok melakukan kunjungan resmi ke Kawasan Industri Kuala Tanjung, Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri.

Kunjungan ini mencakup peninjauan langsung ke Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal serta Kawasan Industri Kuala Tanjung yang berada di bawah pengelolaan PT Prima Pengembangan Kawasan. Kedua entitas tersebut merupakan bagian dari Pelindo Group yang berperan dalam pengembangan ekosistem logistik dan industri terintegrasi di wilayah tersebut.
Rombongan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok dipimpin oleh Huang He selaku Konsul Jenderal, didampingi oleh Li Hongwei sebagai Konsul serta Jiang Jiawen selaku Wakil Konsul.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan Sutanto beserta jajaran, Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal Wahyudi MH beserta jajaran, serta GM Pelindo Cabang Kuala Tanjung Indri Gunawan.
Selain itu, hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara, yakni Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Antoni Ritonga, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Murdi Simangunsong, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Batu Bara Hardiman Sihombing.
Dalam rangkaian kegiatan, rombongan menerima paparan komprehensif terkait perkembangan infrastruktur pelabuhan, kesiapan fasilitas penunjang logistik, serta rencana pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan sistem rantai pasok nasional dan global. Selain itu, dilakukan pula sesi diskusi interaktif yang membahas peluang kolaborasi investasi, potensi pengembangan industri berbasis ekspor, serta sinergi dalam mendukung peningkatan konektivitas perdagangan internasional.
Konsul Jenderal Tiongkok, Huang He, menyampaikan bahwa Kuala Tanjung memiliki posisi strategis dalam peta perdagangan global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
“Kami melihat potensi besar Kuala Tanjung sebagai hub logistik dan industri yang terintegrasi. Infrastruktur yang terus berkembang menjadi daya tarik bagi investor Tiongkok untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut di kawasan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Sutanto menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kepercayaan investor internasional terhadap Kawasan Industri Kuala Tanjung.
“Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan kawasan industri yang kompetitif dan terintegrasi guna menarik investasi global serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional,” katanya.
Melalui kunjungan ini diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pelaku industri, pemerintah daerah, dan mitra internasional dalam mendukung percepatan pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat peran Kuala Tanjung sebagai salah satu gerbang logistik strategis Indonesia, Ungkapnya.
(***)




























