BaraNews.Com –Belawan Menyongsong tradisi mudik Lebaran 1447 Hijriah, Polres Pelabuhan Belawan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, Rosef Efendi, di Lapangan Apel Mapolres Pelabuhan Belawan, Kamis (10/3).
Apel ini menandai dimulainya Operasi Ketupat Toba 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi tersebut merupakan agenda pengamanan terpadu yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Dalam kegiatan apel, tampak hadir berbagai unsur lintas instansi yang tergabung dalam pengamanan operasi. Personel dari Tentara Nasional Indonesia, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan, hingga Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terlihat berdiri dalam satu barisan, menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam mendukung kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kunci utama keberhasilan kita adalah kolaborasi tanpa sekat. Saya menginstruksikan seluruh personel di Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Terpadu untuk tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi hadir sebagai representasi negara yang melindungi. Jadilah pelayan yang tulus dan berikan dedikasi terbaik bagi setiap pemudik yang melintasi wilayah kita,” tegas AKBP Rosef Efendi.
Lebih lanjut disampaikan, Operasi Ketupat Toba 2026 tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga bertujuan menekan angka kecelakaan serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya di kawasan strategis Pelabuhan Belawan sebagai salah satu gerbang transportasi penting di Sumatera Utara.
Untuk mendukung hal tersebut, sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Terpadu akan dioptimalkan fungsinya, tidak hanya sebagai titik pemantauan, tetapi juga sebagai pusat informasi, layanan kesehatan darurat, serta tempat istirahat bagi para pemudik.
Selain itu, koordinasi intensif dengan instansi terkait seperti BMKG, BPBD, dan Basarnas juga dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan cuaca maupun kondisi darurat secara cepat dan terintegrasi.
Dengan dimulainya Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Pelabuhan Belawan menegaskan komitmennya untuk memastikan perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan bersama keluarga dengan penuh rasa nyaman dan bahagia, Pungkasnya.
(***)




























