BaraNews.Com –Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung melaksanakan kegiatan panen hasil perkebunan berupa 100 ikat sawi yang dirangkaikan dengan penyemaian bibit sawi baru di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (28/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan yang sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Program Aksi Nomor 8 tentang kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas dan rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).

Sebanyak 100 ikat sawi yang dipanen merupakan hasil dari proses pengolahan lahan dan perawatan tanaman yang dilakukan secara konsisten oleh warga binaan. Lahan yang sebelumnya kurang optimal kini berhasil diubah menjadi area produktif yang memberikan nilai tambah sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan.
Usai panen, kegiatan dilanjutkan dengan penyemaian bibit sawi baru sebagai langkah menjaga keberlanjutan siklus tanam. Upaya ini dilakukan agar pemanfaatan lahan SAE dapat berjalan secara berkesinambungan, sekaligus menanamkan nilai perencanaan, ketekunan, dan tanggung jawab dalam kegiatan pertanian kepada warga binaan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung, Al Muqtadir Pasya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran yang dijalani warga binaan.
“Panen sawi dan penyemaian bibit baru ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan yang kami jalani bersama warga binaan. Kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta semangat untuk terus belajar dan berkarya.
Harapannya, apa yang dipelajari di SAE Rutan Tanjung dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ardiani, salah satu warga binaan yang ikut dalam kegiatan panen, mengungkapkan rasa bangganya dapat terlibat langsung dalam proses menanam hingga memanen.
“Kami senang bisa ikut menanam dan memanen sendiri. Rasanya bangga melihat hasil dari kerja kami. Kegiatan ini membuat kami lebih sabar dan merasa lebih berguna. Semoga ilmu yang kami dapatkan di sini bisa bermanfaat saat kami kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung berharap program pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata. Selain mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran untuk membangun keterampilan, kepercayaan diri, serta sikap tanggung jawab warga binaan agar mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat, Terangnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
(***)




























