BaraNews.Com-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan panen sayuran di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (24/04/2026).

Kegiatan panen ini melibatkan langsung warga binaan dengan pengawasan petugas, sebagai bagian dari pelatihan pertanian produktif yang berkelanjutan. Pada panen kali ini, Kebun SAE Rutan Tanjung berhasil menghasilkan 40 ikat sawi dan 20 ikat kangkung. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan manfaat nyata.

Program ini turut mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif.
Rutan Tanjung berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Kebun SAE sebagai sarana pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Selain memberikan keterampilan bercocok tanam, kegiatan ini juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta etos kerja kepada warga binaan.
Kegiatan panen ini juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Proses yang dilalui mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen, mencerminkan keterlibatan aktif warga binaan dalam setiap tahapan.
Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin ke-8 terkait kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan produktif di Lapas dan Rutan.
Kepala Subsektsi (Kasubsi) Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung, Al Muqtadir Pasya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menghasilkan sayuran, tetapi juga membentuk karakter warga binaan.
“Panen ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan berjalan konsisten. Melalui Kebun SAE, warga binaan belajar disiplin, bertanggung jawab, serta memperoleh keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan, Murjani, mengaku bangga dengan hasil panen yang diperoleh.
“Alhamdulillah hasil panen kebun SAE selalu bagus. Sayuran yang dipanen juga bisa kami rasakan sebagai tambahan lauk saat makan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Tanjung berharap program pembinaan kemandirian dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Pemanfaatan lahan produktif tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat, Terangnya.
(***)




























