Medan Baranewssumut.com
Keluarga besar PPSD Siahaan Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan melaksanakan kunjungan duka (melayat) ke rumah keluarga almarhumah Mutiara boru Panjaitan (Oppung Rahel Boru) di Medan, Senin 13 April 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh perwakilan Ketua Umum PPSD Siahaan Kota Medan sekaligus Anggota DPR RI Komisi XIII Dapil Sumut I, Maruli Siahaan, yang diwakili oleh Bangun Taruli Siahaan, SE selaku Ketua II PPSD Siahaan Kota Medan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh pengurus dan anggota PPSD Siahaan Kota Medan sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan terhadap keluarga yang tengah berduka. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pihak keluarga di rumah duka yang beralamat di Jalan Saudara Gang Sahata, Kota Medan.
Almarhumah Mutiara boru Panjaitan yang tutup usia 81 tahun dikenal sebagai sosok ibu dan opung yang penuh kasih dalam keluarga. Ia merupakan istri dari almarhum M. Siahaan (Oppung Rahel Doli) Pomparan ni Juara Monang, serta bagian dari keluarga besar PPSD Siahaan Sektor-06 Medan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Maruli Siahaan menyampaikan pesan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa kehadiran PPSD Siahaan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata rasa empati dan kepedulian terhadap sesama anggota keluarga besar.
“Kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhumah ke Rumah Bapa di Sorga. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan dalam menghadapi masa-masa sulit ini,” ujar Bangun Taruli Siahaan saat menyampaikan pesan tersebut.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh keluarga untuk tetap berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, setiap peristiwa yang terjadi, termasuk duka, merupakan bagian dari rencana Tuhan yang indah dan akan dinyatakan pada waktu-Nya.
Kegiatan melayat ini menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh PPSD Siahaan, khususnya dalam mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan antar pomparan Siahaan. Dalam suasana duka, kehadiran komunitas dinilai mampu memberikan kekuatan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
PPSD Siahaan Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah-tengah anggotanya, baik dalam suka maupun duka. Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan nilai solidaritas dan kepedulian dapat terus terjaga serta menjadi teladan bagi generasi penerus.
(Harianto Siahaan)





























