PT Musim Mas Kembali Raih Mahayuga Award 2026, Tegaskan Komitmen sebagai Pelopor Industri Hijau

YENI ERIKAH

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:32 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

22/08/2026

BaraNews.Com-JAKARTA PT Musim Mas, perusahaan kelapa sawit terintegrasi berbasis di Indonesia, kembali meraih Mahayuga Award 2026 dari Garuda TV untuk kategori Pelopor Industri Hijau. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendorong praktik industri berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, didampingi Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, kepada Direktur Utama Musim Mas, Gunawan Siregar. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian acara Mahayuga yang diselenggarakan Garuda TV pada Minggu, 9 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Musim Mas, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas pencapaian perusahaan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus konsisten membangun industri sawit yang bertanggung jawab.

“Kami menerima penghargaan ini dengan rasa syukur. Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan dorongan untuk terus belajar, berinovasi, dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Gunawan Siregar.

Musim Mas terus mengembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang mencakup produksi yang lebih bertanggung jawab, pengurangan emisi, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan pekebun dan masyarakat.

Perusahaan tercatat sebagai perusahaan kelapa sawit pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Musim Mas juga menjadi salah satu perusahaan di sektor sawit yang target emisinya telah divalidasi oleh Science Based Targets initiative (SBTi).

Dalam mendukung transisi menuju energi rendah emisi, Musim Mas mengembangkan dan mengoperasikan fasilitas penangkapan metana (methane capture) dan biogas di berbagai wilayah operasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya sekaligus mengurangi emisi dari kegiatan operasional.

Di tingkat rantai pasok, perusahaan juga memperkuat program pemberdayaan pekebun swadaya melalui pelatihan, peningkatan produktivitas, penerapan praktik pertanian berkelanjutan, serta penguatan keterlacakan rantai pasok.
Program tersebut diarahkan untuk membantu pekebun meningkatkan produktivitas dan ketahanan usaha sekaligus mendorong praktik perkebunan yang lebih bertanggung jawab.

Komitmen Musim Mas terhadap transparansi dan pengelolaan perubahan iklim turut mendapatkan pengakuan melalui pencapaian CDP A List selama tiga tahun berturut-turut.

Apresiasi bagi Pelaku Perubahan
Anugerah Mahayuga Garuda TV merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada individu, institusi, organisasi, maupun tokoh yang dinilai memberikan kontribusi nyata, inovasi, dan pengabdian bagi kemajuan bangsa serta pembangunan nasional.

Pada penyelenggaraan 2026, terdapat delapan kategori penghargaan, yakni Satria Penggerak Sosial; Peduli Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan; Satria SDM Emas; Penggerak Transisi Energi; Pelopor Industri Hijau; Garda Ketahanan & Kedaulatan; Satria Penjaga Alam; serta Lifetime Achievement.

Proses penilaian melibatkan berbagai pihak, termasuk pemimpin redaksi, pakar komunikasi, dan rektor perguruan tinggi negeri.

Salah satu panelis, Wakil Rektor Universitas Indonesia Ahmad Gamal, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk dukungan moral Garuda TV kepada para pelaku perubahan di bidang sosial dan lingkungan. Menurutnya, seluruh kandidat yang mengikuti proses penilaian memiliki dedikasi panjang dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Bagi Musim Mas, apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan mencari cara baru untuk meningkatkan dampak positif kegiatan perusahaan.

“Kami menyadari masih banyak hal yang perlu kami lakukan dan perbaiki. Penghargaan ini justru menjadi pengingat agar kami tidak berhenti pada apa yang sudah dicapai, tetapi terus mencari cara untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, lingkungan, dan industri,” kata Gunawan.

Musim Mas berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara bertanggung jawab dengan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan jangka panjang perusahaan dalam membangun industri sawit yang lebih tangguh, inklusif, dan bertanggung jawab.

Sebagai perusahaan kelapa sawit terintegrasi, Musim Mas Group beroperasi di 14 negara dengan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari perkebunan, pabrik kelapa sawit, kilang, pabrik penghancur inti sawit, hingga pabrik oleokimia dan lemak khusus.

Musim Mas juga telah menetapkan target net zero pada 2050 dan terus mengembangkan program pemberdayaan pekebun swadaya.

Melalui semangat “One Ingredient, Thousand Opportunities”, perusahaan memandang kelapa sawit sebagai komoditas yang dapat membuka berbagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pembangunan, dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Bagi kami, sawit adalah gerbang untuk menciptakan nilai yang bermakna dan berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, serta bumi.”
Perolehan Mahayuga Award 2026 menjadi dorongan bagi Musim Mas untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan praktik industri sawit yang memberikan nilai positif bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang, Pungkasnya.

(***)

Berita Terkait

Pemeriksaan Dilakukan P2U Diawasi Patnal Dicek Langsung Karutan Raymon Andika Girsang dan Pejabat
Lapas Perempuan Pekanbaru Gelar Sidang TPP Bahas Usulan Program Integrasi Warga Binaan
Sambut HUT Humas Polri ke-75, Humas Polda NTB Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Penerima Manfaat
Police Goes to School: Sat Lantas Polres Pematangsiantar Beri Edukasi Keselamatan dan Pencegahan Narkoba ke Siswa SMP Taman Asuhan
DUKUNG PEMENUHAN HAK ANAK, PERWAKILAN STAF LAPAS LABUHAN RUKU HADIRI RAKOR LANJUTAN EVALUASI KABUPATEN LAYAK ANAK TAHUN 2026 DI KANTOR BUPATI
Wakapolda NTB Turun Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Kekalik
*Tinjau Irigasi dan Jalan Desa, Bupati Baharuddin Pastikan Kebutuhan Masyarakat Jadi Perhatian*
HAKIM PN MEDAN BERSIKAP TEGAS! TERGUGAT 12–29 DIMINTA HADIR, ABSEN LAGI BISA BERUJUNG KONSEKUENSI HUKUM!*

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Hakim PN Medan Bersikap Tegas! Tergugat 12–29 Diminta Hadir, Absen Lagi Bisa Berujung Konsekuensi Hukum!

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:57 WIB

4 Posyandu Terbaik di Dairi Dapat Apresiasi, Sudah Jalankan ILP Siklus Hidup

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Wadan KOTI Pemuda Pancasila Deli Serdang Tewas Ditembak di Tanjung Morawa, Keluarga Desak Polisi Hukuman Setimpal

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Lapas Pancur Batu Ikuti Bimtek Penyelenggaraan Kerja Sama dan Tata Kelola Imigrasi dan Pemasyarakatan Secara Virtual

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Amankan Pria Asal Asahan, Sita 80 Butir Pil Ekstasi dan Vape Getar

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Lapas Tebing Tinggi Panen Pakcoy, Dorong Semangat Produktivitas dan Kemandirian

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Panen Selada Hidroponik, Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Kepungan Kabut Asap Tak Surutkan Ibadah, Jemaah Masjid Jamik Kebun Bunga Panjatkan Doa Penolak Bencana

Berita Terbaru