Bupati dan Wakil Bupati Terima Kunjungan Roni Angkat, Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementan.

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:45 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi Bara News |  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam upaya mendorong kemajuan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Dairi Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dengan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan di Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., yang berlangsung di Pendopo Bupati Dairi, Senin malam (20/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi termasuk dengan Pemkab Pakpak Bharat itu membahas berbagai peluang program dan bantuan dari Kementerian Pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pertanian dan perkebunan di kedua kabupaten secara khusus Kabupaten Dairi.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdul Roni Angkat menawarkan sejumlah program strategis kepada Kabupaten Dairi. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah dukungan pembibitan kopi untuk areal seluas 2.500 hektare. Namun demikian, program tersebut harus diawali dengan proses sertifikasi bagi petani penangkar kopi agar bibit yang dihasilkan memenuhi standar dan kualitas yang ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Roni Angkat menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor perkebunan tidak dapat dilepaskan dari perencanaan yang matang dan terukur. Menurutnya, setiap program harus dipersiapkan dengan baik agar mampu memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

“Kalau ingin melakukan sesuatu, harus diawali dengan perencanaan yang tepat. Jangan sampai kesempatan yang ada tidak dapat dimanfaatkan karena persiapan yang kurang matang,” ujar Roni Angkat.

Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) kopi yang menjadi salah satu syarat dalam memperoleh dukungan program dari Kementerian Pertanian. Saat ini, Kabupaten Dairi masih perlu melengkapi sekitar 450 hektare lagi dari total kebutuhan 1.200 hektare yang ditargetkan, dengan batas waktu pemenuhan hingga 31 Juli 2026.

Untuk mempercepat proses tersebut, Roni Angkat menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Dairi berkonsultasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Yus Haryanto selaku Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan.

Selain itu, ia juga menitipkan pesan agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi lebih proaktif dalam menangkap peluang program yang tersedia di tingkat pusat.

“Program-program di Kementerian Pertanian sangat banyak dan terbuka untuk daerah. Karena itu, saya berharap OPD terkait di Kabupaten Dairi lebih aktif membangun komunikasi dan mengambil bagian dalam berbagai program yang ada sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesannya.

Menanggapi berbagai tawaran dan arahan tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi dan menyambut baik perhatian yang diberikan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Dairi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti seluruh peluang program tersebut melalui dinas-dinas terkait agar dapat direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.

“Kami menyambut baik berbagai program dan bantuan yang ditawarkan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan. Ini merupakan peluang besar bagi Kabupaten Dairi untuk mempercepat pembangunan sektor perkebunan, khususnya kopi. Kami akan segera menindaklanjutinya melalui OPD terkait agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi dan program-program tersebut dapat berjalan dengan baik di Dairi,” kata Vickner Sinaga.

Lebih lanjut, Vickner menekankan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh besarnya bantuan atau kualitas perencanaan, tetapi juga oleh konsistensi dalam pelaksanaannya. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menghasilkan perubahan yang nyata bagi masyarakat.

“Sebagus apa pun sebuah program, sebesar apa pun bantuan yang diberikan, jika tidak dibarengi dengan konsistensi dalam pelaksanaannya, semuanya akan menjadi percuma. Karena itu, yang paling penting bagi kita adalah menjaga konsistensi dan memastikan setiap program berjalan secara berkelanjutan atau sustainable. Dengan cara itulah manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Vickner.

Sementara itu, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah percepatan yang akan dilakukan pemerintah daerah serta berterimakasih atas perhatian melalui program yang disampaikan Kementerian Pertanian.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Dairi dan Kementerian Pertanian RI, khususnya dalam mendorong peningkatan produktivitas perkebunan kopi, penguatan kapasitas petani, serta perluasan akses terhadap berbagai program strategis pemerintah pusat.

Dengan potensi kopi yang dimiliki dan dukungan program dari pemerintah pusat, Kabupaten Dairi optimis dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pembangunan perkebunan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan.

Turut Hadir dalam pertemuan ini, Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dan Mutsyuhito Solin, Asisten Perekonomian, Junihardi Siregar, Kadis DPKPP, Kesti Rusda Angkat, dan jajaran, Kadis Perindagkop, Fatimah Boang Manalu serta undangan lainnya. (Luga Siregar)

Berita Terkait

Pemkab Dairi Bersama Forkopimda Bagikan Masker kepada Masyarakat,Saat Kabut Asap
Pemerintah Kabupaten Dairi menerima donasi obat-obatan dari PT. Indofarma (Persero) di Pendopo Bupati Dairi.
Bupati Dairi Jamu Pengurus Forwaka, Perkuat Sinergi Bangun Dairi
Bupati Dairi Tutup POPKAB Dairi Tahun 2026, Kecamatan Pegagan Hilir Dominasi Raih Juara
Buka POPKAB Dairi Tahun 2026, Bupati Dairi: Wadah Pembinaan Generasi Muda Secara Berkelanjutan
Pastikan Setiap Rupiah Berdampak bagi Masyarakat, Pemkab Dairi Matangkan APBD 2027
Sungai Raya Bersiap Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Bupati Vickner Dorong Ekonomi Warga Makin Tumbuh
Sidak Dapur MBG, Wabup Dairi Upayakan Percepatan IKL dan Kelayakan Operasional SPPG

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

Dari Terminal BBM ke Wilayah Konsumsi, Kereta Api Menjaga Arus Distribusi Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Maruli Siahaan Berbagi Sukacita Pesta Gotilon HKBP Eben Ezer Karya 7 Resort Helvetia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Maruli Siahaan Hadir Dalam Sukacita Hut KE-71 Punguan Borsak Mangatasi Nababan Sektor Perumnas Mandala

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Minggu Kasih di GBI Rumah Persembahan, Kapolda Sumut Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Respons Cepat Laporan Warga, Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Terduga Pelaku Tawuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:48 WIB

Kolaborasi BNCT, Pemko Medan dan DP World Foundation, SMP Baru Segera Dibangun di Belawan

Berita Terbaru