07/11/2026
BARANEWSSUMUT.COM-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pertanian dan perikanan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (7/11/2026), warga binaan berhasil memanen sebanyak 110 ikat sawi. Selain panen, kegiatan juga diisi dengan penyiraman tanaman, pemberian pakan ikan, serta pengecekan kondisi ikan di kolam budidaya.

Panen sawi dilakukan setelah melalui proses penanaman dan perawatan secara berkala. Warga binaan terlibat langsung dalam memanen tanaman yang telah memasuki masa panen. Hasil sebanyak 110 ikat sawi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan Rutan Tanjung.
Usai panen, warga binaan melanjutkan kegiatan dengan melakukan penyiraman terhadap tanaman yang masih dalam masa pertumbuhan.
Perawatan ini dilakukan untuk menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman agar dapat tumbuh optimal. Petugas dan peserta magang turut memberikan arahan mengenai teknik perawatan tanaman secara rutin dan berkesinambungan.
Tidak hanya di sektor pertanian, pembinaan di area SAE juga mencakup kegiatan budidaya perikanan.
Warga binaan melaksanakan pemberian pakan ikan sekaligus memeriksa kondisi ikan dan lingkungan kolam. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan pemeliharaan berjalan dengan baik serta mendukung peningkatan produktivitas budidaya perikanan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Al Muqtadir Pasya, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian dan perikanan merupakan bagian penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri.
“Kami terus mendorong warga binaan untuk terlibat aktif dalam kegiatan produktif seperti berkebun dan budidaya ikan. Dengan adanya bimbingan dan pengawasan dari petugas serta peserta magang, warga binaan dapat belajar secara langsung dan memperoleh pengalaman praktis. Kami berharap kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kedisiplinan, ketekunan, serta rasa tanggung jawab dalam merawat dan mengelola sesuatu hingga menghasilkan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menegaskan pentingnya keberlanjutan program pembinaan kemandirian sebagai sarana pengembangan potensi warga binaan.
“Kami ingin kegiatan di SAE ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi ruang pembelajaran bagi warga binaan. Tidak hanya menghasilkan produk pertanian maupun perikanan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mereka memperoleh keterampilan, pengalaman, dan kebiasaan positif yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pembinaan.
Karena itu, kami terus mendorong jajaran untuk memberikan pendampingan dan memastikan kegiatan ini berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Tanjung berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Keterlibatan warga binaan dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen, diharapkan mampu membentuk karakter disiplin, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Rutan Tanjung berharap program pembinaan kemandirian melalui pengelolaan kebun dan kolam ikan di area SAE dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata.
Selain mendukung produktivitas, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat serta mampu menjalani kehidupan yang mandiri dan produktif, Pungkasnya.
#RutanTanjung #Pemasyarakatan #Kemenimipas #PembinaanKemandirian #KetahananPangan #SAE #WargaBinaan #PemasyarakatanPastiBermanfaat
(***)





























