30/09/2026
BaraNews.Com-Belawan PT Prima Multi Terminal (PMT) melibatkan 360 personel dalam rangkaian rapat koordinasi tindak lanjut improvement operasional Terminal 1 Belawan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 24, 28, 30 September hingga 2 Oktober 2026 di Terminal 1 Belawan.

Rapat koordinasi melibatkan berbagai fungsi yang berhubungan langsung dengan kegiatan operasional terminal, mulai dari Planning & Control, operator Rubber Tyred Gantry (RTG) dan Head Truck (HT), petugas lapangan, hingga tim teknik dan mekanik.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi operasional Terminal 1 yang sebelumnya membahas kondisi operasional, kesiapan peralatan, berbagai kendala di lapangan, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan secara terpadu antarbagian.
Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PT Prima Multi Terminal, Harlem Susanto Purba, mengatakan koordinasi dilakukan sebagai forum untuk membahas berbagai persoalan operasional secara langsung bersama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan aktivitas di lapangan.
“Kegiatan ini menjadi forum untuk melihat kembali kondisi operasional di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi dan kesiapan peralatan. Dari situ, masing-masing fungsi bisa menyampaikan kondisi yang dihadapi sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” ujar Harlem.
Menurutnya, keterlibatan berbagai fungsi dalam satu forum diperlukan mengingat setiap bagian memiliki keterkaitan dalam mendukung kelancaran operasional terminal.
“Operasional tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Ada operator, tim Planning and Control, petugas lapangan, maupun tim teknik dan mekanik yang masing-masing memiliki peran dalam kegiatan operasional,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Perencanaan Operasi Terminal 1, Sudirmansyah, mengatakan pembahasan dilakukan dengan melihat keterkaitan antara perencanaan operasional dan kondisi aktual di lapangan.
“Perencanaan operasional perlu melihat kondisi aktual di lapangan. Karena itu, melalui koordinasi ini kami dapat mengidentifikasi persoalan yang terjadi, melihat kebutuhan masing-masing fungsi, dan menyusun tindak lanjut yang sesuai dengan kondisi operasional,” ujar Sudirmansyah.
Ia menambahkan, hasil pembahasan selanjutnya menjadi bahan bagi masing-masing fungsi untuk melakukan tindak lanjut sesuai bidang dan tanggung jawabnya.
“Yang penting bukan hanya pembahasannya, tetapi bagaimana hasil koordinasi ini bisa diterapkan dalam kegiatan operasional. Setiap temuan perlu ditindaklanjuti agar perbaikan yang dilakukan dapat dirasakan dalam proses kerja sehari-hari,” ungkapnya.
Rangkaian koordinasi tersebut tidak hanya membahas kesiapan peralatan, tetapi juga berbagai persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan kegiatan operasional serta kebutuhan koordinasi antarbagian.
Dengan melibatkan personel dari berbagai fungsi, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi operasional Terminal 1 sekaligus memperkuat langkah perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Secara keseluruhan, rangkaian rapat koordinasi tersebut melibatkan 360 personel yang dibagi dalam empat kelompok operasional, dengan masing-masing kelompok terdiri atas 90 personel, Tutupnya.
(***)





























