15/09/2026
BaraNews.Com-Pancur Batu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Salah satunya melalui kegiatan budi daya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang memanfaatkan limbah organik menjadi pakan alternatif untuk mendukung kegiatan budi daya perikanan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Pancur Batu dalam memberikan keterampilan praktis kepada WBP. Melalui budi daya maggot, WBP tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam mengelola limbah organik, tetapi juga mempelajari proses menghasilkan pakan alternatif yang memiliki nilai guna.

Kalapas Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, A.Md., IP., S.Sos., M.Si., turut memberikan arahan kepada WBP dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mendorong agar setiap program pembinaan diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal keterampilan bagi WBP.
Budi daya maggot BSF memiliki manfaat dalam pengelolaan limbah organik sekaligus mendukung kebutuhan pakan dalam kegiatan perikanan. Dengan memanfaatkan limbah sebagai media pakan maggot, kegiatan ini turut mendorong penerapan pola pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan bernilai ekonomis.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Lapas Pancur Batu berupaya membangun kemandirian WBP melalui keterampilan yang dapat terus dikembangkan. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga dapat menjadi bekal produktif bagi WBP ketika kembali ke tengah masyarakat.
Lapas Pancur Batu akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian WBP.
Dari hal sederhana, lahir manfaat yang berkelanjutan, Terangnya.
(***)





























