BaraNews.Com-Pekanbaru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelaksanaan Kegiatan Kerja (GIATJA).

Program ini menjadi salah satu upaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup setelah kembali ke tengah masyarakat, Kamis (9/7/2026).

Melalui GIATJA, warga binaan mendapatkan pelatihan di berbagai bidang sesuai minat dan potensi masing-masing, seperti tata boga, salon kecantikan, pembuatan kerajinan tangan, hingga menjahit. Beragam pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta etos kerja yang positif.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terarah dengan pendampingan dari petugas pembinaan. Pendampingan ini bertujuan memastikan setiap peserta dapat mengikuti proses pelatihan secara optimal sehingga mampu menguasai keterampilan yang diberikan.
Selain menjadi sarana pembelajaran, program pembinaan kemandirian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri warga binaan.
Bekal keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat membuka peluang usaha maupun kesempatan kerja, sehingga mereka lebih siap menjalani kehidupan yang mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.
Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan program pembinaan kemandirian sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemasyarakatan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih berkualitas, produktif, Dan bertanggung jawab, Tegasnya.
(***)





























