DPRD Acep Rusli Tindak Lanjut Keluhan Petani, PT Sucfindo Tak Merespon Panggilan Soal Banjir Lahan

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:07 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara – Puluhan warga dan petani dari Dusun 4, Desa Karang Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, mengajukan keluhan kepada Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara dari Komisi 1 Fraksi PDI Perjuangan, Rusli atau akrab disapa Acep. Keluhan tersebut terkait lahan pertanian yang tergenang banjir, yang diduga disebabkan oleh pembuangan air dari perusahaan perkebunan yang dialirkan melalui pipa ke lahan milik petani.

Setelah menerima keluhan dari masyarakat, Acep langsung berusaha menghubungi Manajer PT Sucfindo melalui telepon, namun tidak mendapatkan respon apapun dan panggilan tidak diangkat. Hal ini membuat petani semakin kecewa karena mereka mengharapkan tanggapan segera terkait masalah yang sudah mengganggu mata pencaharian mereka.

Menurut informasi yang disampaikan, banjir yang melanda lahan pertanian disebabkan oleh air pembuangan dari PT Perkebunan yang dialirkan melalui pipa langsung ke area lahan pertanian. Selain itu, anak sungai dari PT Socfindo di Desa Bangun Sari juga diduga menjadi salah satu sumber air yang membanjiri lahan pertanian jarakan di Desa Karang Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acep menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari petani, air tersebut disengaja dialirkan melalui pipa yang dipasang oleh PT SMA ke lahan pertanian milik warga di Desa Karang Baru. “Bibit benih padi yang baru saja ditanam oleh petani mati semua akibat air yang dialirkan dari perkebunan PT SMA. Ini bukan masalah kecil karena lahan pertanian adalah sumber mata pencaharian utama masyarakat di sini,” tegas Acep dengan nada kesal.

Salah satu petani, Suriana, juga mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam. Ia melihat langsung lahan sawah miliknya yang penuh dengan bibit padi yang sudah mati akibat tergenang air. “Kita sudah bekerja keras menanam bibit padi, tapi tiba-tiba saja air dari PT SMA mengalir ke lahan kita melalui pipa yang mereka pasang. Sekarang semua mati, bagaimana kita akan mendapatkan hasil panen nanti?” ujar Suriana dengan suara penuh emosi.

Petani berharap bahwa pihak perusahaan dapat segera memberikan penjelasan dan mengambil tanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan. Selain itu, mereka juga mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan mereka bisa mendapatkan ganti rugi atas kerugian yang dialami.

Acep menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan akan melakukan tindak lanjut lebih lanjut, termasuk mengajukan permasalahan ini dalam rapat komisi untuk mendapatkan tanggapan yang jelas dari pihak terkait dan perusahaan yang bersangkutan.

Sumber : Informasi Langsung dari Anggota DPRD Acep Rusli dan Petani Desa Karang Baru

Berita Terkait

Jum’at Berkah Satlantas Polres Batu Bara: Atur Lalu Lintas & Bagikan Sembako di Jalan Perintis
*Bupati Batu Bara Dorong Pemuda Kristen Siapkan Diri Menyongsong Indonesia Emas 2045*
Sat Samapta & Polsek Talawi Gelar Patroli KRYD Gabungan, Antisipasi 3C, Begal dan Balap Liar  
*Bupati Batu Bara Sambut Visitasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara*
Komitmen Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, Lapas Labuhan Ruku–LBH GKI Sumut Sepakat Jalin Kerja Sama
Komitmen Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, Lapas Labuhan Ruku–LBH GKI Sumut Sepakat Jalin Kerja Sama
Kapolres Wakil Bupati Bersama Ketua DPRD Simalungun Terima Kunjungan Tim Kompolnas Awards 2026
Polres Batu Bara Bongkar Tambang Galian C Ilegal, 4 Orang Diamankan Serta Alat Berat Dan Kendaraan Pengangkut Disita

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

Dari Terminal BBM ke Wilayah Konsumsi, Kereta Api Menjaga Arus Distribusi Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Maruli Siahaan Berbagi Sukacita Pesta Gotilon HKBP Eben Ezer Karya 7 Resort Helvetia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Maruli Siahaan Hadir Dalam Sukacita Hut KE-71 Punguan Borsak Mangatasi Nababan Sektor Perumnas Mandala

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Minggu Kasih di GBI Rumah Persembahan, Kapolda Sumut Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Respons Cepat Laporan Warga, Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Terduga Pelaku Tawuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:48 WIB

Kolaborasi BNCT, Pemko Medan dan DP World Foundation, SMP Baru Segera Dibangun di Belawan

Berita Terbaru