BaraNews.Com-Medan, 15 Juni 2026 Kereta Api (KA) Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai (PP) terus menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat, sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Putri Deli telah melayani sebanyak 541.106 pelanggan.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 2 persen atau bertambah 12.801 pelanggan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 528.305 pelanggan. Capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai efisien, tepat waktu, dan terjangkau.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa KA Putri Deli saat ini menjadi layanan kereta api antarkota yang paling diminati pelanggan di wilayah Sumatera Utara.
“KA Putri Deli merupakan kereta api yang paling diminati oleh para pelanggan. Tingkat keterisian hariannya rata-rata mencapai 100 persen, baik saat hari kerja terlebih lagi pada saat akhir pekan maupun periode libur panjang,” ujar Anwar.
Tingginya minat masyarakat terhadap KA Putri Deli tercermin dari kontribusinya terhadap total volume penumpang kereta api di Sumatera Utara. Dari total 1.145.548 pelanggan yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Divre I Sumut selama Januari hingga Mei 2026, sebanyak 47 persen di antaranya merupakan pengguna KA Putri Deli.
Menurut Anwar, tingginya okupansi tersebut tidak terlepas dari faktor tarif yang terjangkau. Sebagai kereta api Public Service Obligation (PSO) yang mendapat subsidi pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, tiket KA Putri Deli untuk jarak terjauh dibanderol hanya Rp27.000.
Selain itu, KA Putri Deli juga menawarkan fleksibilitas perjalanan dengan tiga jadwal keberangkatan setiap hari dari Stasiun Medan dan tiga keberangkatan dari Stasiun Tanjungbalai.
“Dengan 3 kali jadwal keberangkatan dari Stasiun Medan dan 3 keberangkatan dari Stasiun Tanjungbalai setiap harinya, kami menghadirkan banyak pilihan waktu perjalanan yang fleksibel bagi pelanggan. Di samping itu, rute perjalanan ini sangat strategis karena membelah sekaligus menghubungkan berbagai kota dan kabupaten di sepanjang pesisir timur Sumatera Utara,” jelasnya.
Melihat tingkat keterisian yang hampir selalu mencapai 100 persen, KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Tiket KA Putri Deli dapat dipesan hingga H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun berbagai kanal penjualan resmi lainnya.
Anwar menegaskan, keberadaan KA Putri Deli tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian daerah.
“Kehadiran KA Putri Deli tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi yang mengantarkan mobilitas para pelanggan antarwilayah di Sumatera Utara. Lebih dari itu, operasional kereta ini secara nyata menggerakkan roda ekonomi warga lokal melalui terciptanya kebutuhan angkutan lanjutan, hidupnya pelaku UMKM, hingga warung-warung di sekitar stasiun, sehingga mampu menghadirkan nilai tambah ekonomi yang inklusif bagi setiap daerah yang disinggahinya,” Ungkapnya.
(***)





























