BaraNews.Com-Pekanbaru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai program pelatihan bersertifikasi. Program tersebut menjadi bekal penting bagi WBP untuk memulai kehidupan baru setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pada Sabtu (02/05/2026), salah satu WBP yang memperoleh pembebasan bersyarat meninggalkan lapas dengan membawa sertifikat pelatihan kemandirian di bidang pertanian, yakni budidaya tanaman hortikultura dan hidroponik.

Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru menyampaikan bahwa pelatihan bersertifikasi merupakan bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga peningkatan keterampilan dan kemampuan kerja warga binaan.
“Diharapkan keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana dapat dimanfaatkan dengan baik ketika kembali ke masyarakat serta menjadi motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Beragam program pembinaan kemandirian dan kepribadian terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Lapas Perempuan Pekanbaru. Selain memberikan pengetahuan dan keterampilan, program tersebut juga bertujuan mendukung reintegrasi sosial warga binaan agar mampu hidup mandiri dan produktif setelah bebas.
Melalui pembinaan yang terarah dan bersertifikasi, Lapas Perempuan Pekanbaru berharap para warga binaan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang, berkarya, serta tidak mengulangi tindak pidana di masa mendatang, Tutupnya.
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan_Riau
#giatjalaperru
#endangsriwati
(***)





























