BaraNews.Com-Palangka Raya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya mengikuti kegiatan Seminar Nasional Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Purna Bakti Pemasyarakatan Indonesia pada Rabu (6/05/2026).

Seminar ini mengusung tema “Transformasi Sistem Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHAP dan KUHP Baru” sebagai upaya mendorong sistem pemasyarakatan yang lebih adaptif dan humanis.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Mardjoeki, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah strategis dalam menghadapi implementasi aturan hukum yang baru.

Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan plakat oleh Ketua Umum P3I, Agun Gunandjar, serta sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan seluruh peserta.

Seminar terbagi dalam dua sesi utama, yaitu pembahasan mengenai paradigma hukum pidana di Indonesia serta implikasinya terhadap sistem pemasyarakatan. Diskusi berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan.
Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam seminar ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapan jajaran menghadapi perubahan regulasi.
“Melalui seminar ini, diharapkan seluruh pegawai dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung pelaksanaan tugas yang lebih profesional dan adaptif,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang selaras dengan perkembangan regulasi serta kebutuhan masyarakat, Pungkasnya.
(***)





























