BaraNews.Com-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung secara rutin melaksanakan upacara kesadaran berbangsa dan bernegara setiap hari Senin di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan dan diikuti oleh petugas serta warga binaan dengan penuh khidmat sebagai wujud penanaman nilai-nilai nasionalisme di lingkungan Pemasyarakatan, Senin (06/04/2026).

Upacara yang dilaksanakan secara berkala ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana refleksi kebangsaan bagi warga binaan. Dalam keterbatasan yang ada, mereka diajak untuk kembali memaknai arti cinta tanah air melalui sikap disiplin, penghormatan terhadap simbol negara, serta kesadaran akan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Pelaksanaan upacara kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Muhammad Arief Rakhman, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa kegiatan upacara merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme ke dalam proses pembinaan warga binaan.
“Pelaksanaan upacara hari ini merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme ke dalam proses pembinaan. Melalui kegiatan upacara bendera, kami berharap warga binaan mampu menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat karakter, serta membangun komitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, pelaksanaan upacara juga menjadi bagian dari upaya menciptakan rutinitas positif di dalam rutan yang berdampak pada stabilitas keamanan dan ketertiban. Dengan melibatkan warga binaan sebagai peserta maupun petugas upacara, kegiatan ini secara tidak langsung menumbuhkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, serta kepercayaan diri.
Dalam suasana yang tertib dan penuh khidmat, upacara kesadaran berbangsa dan bernegara ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan karakter sekaligus membangun lingkungan rutan yang lebih kondusif serta berorientasi pada perubahan yang lebih baik.
Lebih lanjut, nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan melalui upacara bendera menjadi bagian penting dalam mendukung tujuan reintegrasi sosial. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang memiliki rasa cinta tanah air, menjunjung tinggi hukum, serta mampu berperan aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, Ujarnya.
(***)




























