Perintah Kapolsek Sita CCTV Hotel Kristal — Karyawan: “Tidak Ada Pengeroyokan”, Kemana Rekaman CCTV Hotel Kristal Yang Disita Polsek Pancur Batu ?

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 02:40 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan |  Rentetan kontroversi kasus korban pencurian yang berujung menjadi tersangka kembali memunculkan fakta baru. Kali ini, keluarga Putra Sembiring mengungkap dugaan pengambilan rekaman CCTV Hotel Kristal secara diam-diam oleh oknum yang mengaku diperintahkan Kapolsek Pancur Batu, pasca penangkapan dua pelaku pencurian pada 23 September 2025 lalu.

Menurut keluarga, seminggu setelah peristiwa penangkapan di Hotel Kristal, mereka mendatangi pihak hotel untuk menelusuri kebenaran isu dugaan pengeroyokan. Namun yang mengejutkan, pihak hotel menyebut rekaman CCTV saat kejadian telah diambil oleh seseorang yang mengaku anggota Polsek Pancur Batu.

“Bos hotel bilang, beberapa hari setelah kejadian ada polisi datang, katanya diperintahkan Kapolsek untuk mengambil rekaman CCTV saat penangkapan. Rekaman itu diberikan karena yang bersangkutan membawa surat,” ujar keluarga Putra Sembiring, Sabtu (4 April 2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantahan Tegas: “Tidak Ada Pengeroyokan”

Dalam pertemuan tersebut, keluarga juga menanyakan soal isu pengeroyokan yang menjadi dasar laporan terhadap korban. Namun pihak hotel disebut membantah adanya aksi kekerasan bersama-sama.

“Tidak ada pengeroyokan. Hanya dibawa keluar dari kamar,” ujar keluarga menirukan keterangan pria yang disebut sebagai pengelola hotel.

Lebih lanjut, pihak hotel juga disebut menyatakan bahwa saat penangkapan, terdapat dua orang polisi yang ikut berada di lokasi. Bahkan salah satu di antaranya disebut sibuk mengambil handphone di kamar.

Pernyataan ini dinilai bertolak belakang dengan keterangan resmi sebelumnya yang menyebut tidak ada petugas yang ikut melakukan penangkapan di lokasi.

Dugaan Polisi Gadungan

Keluarga juga mengungkap fakta lain yang tak kalah serius. Mereka mengaku sempat mengira salah satu pria yang ikut ke hotel adalah anggota polisi. Namun belakangan diketahui bahwa pria tersebut diduga bukan aparat resmi.

“Dia ikut masuk ke kamar bersama kami. Awalnya kami kira polisi. Tapi belakangan kami dapat informasi dia bukan anggota. Kalau bukan penyidik yang membawa, siapa yang menyuruh dia ikut, dan malahan dia sebahai saksi melaporkan kami yang disuruh nangkap maling,” tegas keluarga.

Mereka mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum yang membawa warga sipil dalam operasi penangkapan, termasuk dugaan keberadaan “polisi gadungan” dalam peristiwa tersebut.

“Kalau benar ada orang sipil dibawa dalam operasi, itu pelanggaran serius. Jangan sampai ada praktik liar dalam penegakan hukum,” tambahnya.

Kesaksian Mantan Karyawan Hotel

Bantahan terhadap isu pengeroyokan juga datang dari YS, mantan karyawan Hotel Kristal yang kini menjalani masa tahanan di Lapas Pancur Batu dalam perkara lain.
YS mengaku berada di lokasi saat penangkapan dan melihat langsung situasi di kamar hotel.

“Saya pakai baju putih di kamar 22. Tidak ada pengeroyokan. Saya lihat sendiri,” ujarnya saat ditemui pada akhir Desember 2025 lalu.

YS bahkan menyatakan telah menyampaikan hal yang sama saat diperiksa penyidik.

“Saya bilang tidak ada pengeroyokan. Kalau nanti di berkas tertulis saya bilang ada, saya keberatan. Keterangan saya jelas,” tegasnya.

Ujian Transparansi

Serangkaian keterangan ini memunculkan pertanyaan serius:

Mengapa rekaman CCTV diambil setelah peristiwa?

Apakah isi rekaman sesuai dengan narasi penganiayaan?
Siapa sosok pria yang diduga bukan polisi namun ikut dalam operasi?

Mengapa terdapat perbedaan antara keterangan saksi dan pernyataan resmi?

Kasus ini kini tak lagi sekadar perkara pencurian, tetapi telah berkembang menjadi sorotan soal transparansi, prosedur penangkapan, serta dugaan penyimpangan dalam proses penyidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Pancur Batu maupun Polrestabes Medan belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan pengambilan CCTV dan isu keterlibatan pria yang disebut bukan anggota kepolisian.

Publik kini menanti langkah tegas aparat untuk membuka fakta seterang-terangnya.
(*)

Berita Terkait

Minggu Kasih di GBI Rumah Persembahan, Kapolda Sumut Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Respons Cepat Laporan Warga, Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Terduga Pelaku Tawuran
Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak
Kolaborasi BNCT, Pemko Medan dan DP World Foundation, SMP Baru Segera Dibangun di Belawan
Maruli Siahaan Dukung Wisata Rohani 120 Anak Sekolah Minggu HKBP Immanuel Resort Medan Patumbak
Pengawasan Ketat Rutan Kelas I Medan Berhasil Gagalkan Dugaan Penyelundupan Narkotika
Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Mashun, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Kasihumas Polres Batu Bara Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Almarhum Ismail Sitompul .

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:29 WIB

*Suasa Penuh Haru, Acara Farewell Parade Irjen Pol Dr. Nazly Harahap Kakorsabhara Baharkam Polri*

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Gelar Minggu Kasih, Salurkan Sembako dan Edukasi Bahaya Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Polres Batu Bara Gelar Minggu Kasih di Sejumlah Gereja, Perkuat Kerukunan dan Salurkan Bantuan Sembako

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Polres Batu Bara Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bupati Batu Bara Tinjau Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Alternatif di Labuhanbatu*

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Perkuat Iman dan Mental Warga Binaan, Rutan Tanjung Gelar Kebaktian Bersama GPdI

Berita Terbaru