BaraNews.Com –Tanjung Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung kembali melaksanakan kegiatan kebaktian rohani bagi warga binaan yang beragama Nasrani, Sabtu (28/02/2026). Kegiatan berlangsung di Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung dengan pembimbingan Pdt. Chrissel Yosafat Simamora.

Kebaktian ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani berkelanjutan yang bertujuan memperkuat iman, menenangkan batin, serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan ruang untuk merefleksikan perjalanan hidup, memperdalam iman, serta membangun semangat perubahan diri ke arah yang lebih baik.

Rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Kegiatan diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan doa bersama, pembacaan firman Tuhan, serta penyampaian khotbah yang sarat pesan pengharapan dan kesabaran. Seluruh warga binaan mengikuti ibadah dengan penuh penghayatan dan antusiasme.

Dalam khotbahnya, Pdt. Chrissel Yosafat Simamora menyampaikan pesan penguatan iman dan harapan.
“Setiap orang memiliki masa lalu, tetapi Tuhan selalu memberi kesempatan untuk masa depan yang lebih baik. Di tempat inilah kita belajar berserah, memperbaiki diri, dan menata hidup dengan iman serta kasih,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan mengungkapkan bahwa kegiatan kebaktian rutin tersebut memberikan ketenangan dan kekuatan batin selama menjalani masa pembinaan.
“Melalui kebaktian ini kami merasa dikuatkan dan diingatkan untuk tidak menyerah. Ibadah ini menjadi pengingat bahwa masih ada harapan dan kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Tanjung, Remun Andika Gersang, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga binaan dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.
“Kegiatan keagamaan seperti kebaktian ini bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual agar warga binaan memiliki pegangan hidup, sikap positif, serta kesiapan untuk kembali dan berperan baik di tengah masyarakat,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan kebaktian secara rutin, Rutan Kelas IIB Tanjung berkomitmen menghadirkan pembinaan yang utuh dan berkesinambungan.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan dan penguatan fisik, tetapi juga menyentuh aspek rohani dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bekal warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat, Jelasnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
(***)




























