BaraNews.Com –Medan Menjelang dimulainya masa Angkutan Lebaran 2026 pada 11 Maret mendatang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menuntaskan pemasangan 2.293 batang bantalan sintetis pada sejumlah jembatan kereta api di wilayah operasionalnya. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan keandalan prasarana guna memastikan perjalanan kereta api selama masa mudik tetap aman dan lancar.

Plt Manager Hubungan Masyarakat Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa penyelesaian program ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan lintas menjelang periode Angkutan Lebaran.

“Selesainya pemasangan bantalan sintetis semakin memperkuat aspek keselamatan perjalanan kereta api. Material ini memiliki stabilitas yang baik serta lebih tahan terhadap pengaruh lingkungan,” ujar Anwar.
Program penggantian bantalan di wilayah Divre I Sumatera Utara telah berlangsung sejak 2022 dan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan skala prioritas teknis.
Hingga Februari 2026, total 2.293 bantalan sintetis telah terpasang pada 48 jembatan rangka baja yang tersebar di lintas Belawan–Rantauprapat, termasuk jalur menuju Siantar dan Tanjungbalai. Pekerjaan difokuskan pada titik-titik yang membutuhkan peningkatan keandalan struktur.
Secara teknis, bantalan sintetis memiliki tingkat durabilitas tinggi serta ketahanan lebih baik terhadap perubahan cuaca maupun paparan zat kimia dibanding bantalan kayu konvensional. Selain itu, kemampuan peredaman getaran dan suara tetap terjaga sehingga tidak mengurangi kenyamanan operasional.
“Dengan usia pakai yang dapat mencapai puluhan tahun, bantalan sintetis memberikan nilai tambah dari sisi keandalan maupun efisiensi perawatan jangka panjang,” jelasnya.
Penggunaan material sintetis ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip keberlanjutan. Peralihan dari bantalan kayu ke sintetis membantu mengurangi kebutuhan material berbasis kayu sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“KAI Divre I Sumatera Utara terus mendorong penerapan teknologi yang mendukung keselamatan sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan. Upaya ini kami lakukan agar layanan kereta api tetap andal sekaligus ramah lingkungan,” tutup Anwar.
KAI Divre I Sumatera Utara akan terus melakukan pemantauan dan perawatan prasarana secara berkala guna memastikan seluruh perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 berjalan selamat, aman, dan tepat waktu, Ungkapnya.
(***)




























