Kepala Bapas Palangka Raya Hadiri Kongres Dunia Probation dan Parole 2026 di Bali

YENI ERIKAH

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 09:07 WIB

50493 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BaraNews.Com-Bali Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menghadiri kegiatan 7th World Congress on Probation and Parole yang diselenggarakan pada 14–17 April 2026 di Bali International Convention Center, Selasa (14/4/2026).

Kongres internasional yang digelar setiap dua tahun sekali ini mengangkat tema besar mengenai peran Balai Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem keadilan yang cerdas, pemulihan bagi individu, serta menciptakan masyarakat yang aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini pertama kali diinisiasi oleh Confederation of European Probation dan menjadi forum strategis yang mempertemukan para pembuat kebijakan, praktisi, akademisi, serta pemangku kepentingan di bidang pemasyarakatan dari berbagai negara.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan di Nusantara Ballroom.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan kekayaan budaya lokal melalui Tari Bali.

Setelah penampilan budaya tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta keynote speech dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.

Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum internasional ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemasyarakatan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan praktik terbaik di tingkat global.

“Keikutsertaan Bapas Palangka Raya dalam WCPP 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Forum ini menjadi ruang pembelajaran dari berbagai negara terkait pendekatan yang lebih humanis, berbasis pemulihan, serta berorientasi pada reintegrasi sosial,” ungkap Theo.

Ia juga menambahkan bahwa hasil dari kongres ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di daerah, khususnya di lingkungan Bapas Palangka Raya.

“Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan guna mendorong pelayanan yang lebih profesional, berintegritas, serta mampu memberikan dampak nyata dalam pembinaan klien pemasyarakatan,” pungkasnya.

(***)

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Sumut Hadiri WCPP 2026 di Bali, Perkuat Komitmen Pemasyarakatan Humanis
From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:32 WIB

BUAH MANIS KERJA KERAS WARGA BINAAN, LAPAS LABUHAN RUKU SUKSES PANEN IKAN LELE

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Bantu Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Polsek Talawi Kirim 2,3 Ton Jagung ke Bulog Asahan .

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Komisi III DPR RI Apresiasi Inovasi Polda NTB, SPKT Diminta Jadi Etalase Pelayanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Subuh Keliling, Polres Batu Bara Hadir di Enam Masjid untuk Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Pastikan Kesiapan Sarana Pengamanan, Karutan Tanjung Pimpin Pengecekan dan Perawatan Perlengkapan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Perkuat Kesehatan Mental dan Spiritual, Rutan Tanjung Gelar Pengajian Rutin bagi Warga Binaan Perempuan

Berita Terbaru