15 Siswa Karo Kembali Dirawat, Dugaan Dampak Keracunan MBG Masih Dirasakan Pelajar

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 20:15 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO | Sebanyak 15 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menjalani perawatan di rumah sakit setelah sebelumnya dinyatakan pulih dari dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi hampir sebulan lalu. Para siswa ini dilaporkan mengalami keluhan serupa, terutama nyeri di bagian perut, dan dirawat secara intensif di sejumlah fasilitas kesehatan di Karo.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Faisal Hasrimy, mengonfirmasi kabar terbaru tersebut dan menyampaikan bahwa seluruh siswa yang pernah terdampak keracunan MBG masih berada dalam pengawasan pemerintah. Menurut Faisal, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah pemantauan medis serta pendampingan berkelanjutan untuk menjamin proses pemulihan para korban. “Kami mendapatkan informasi, masih ada 15 siswa yang rawat inap dengan keluhan dominan nyeri perut,” ujarnya saat diwawancara di kantor Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Kamis (10/9/2026).

Selain memantau perkembangan kondisi fisik para siswa, pemerintah juga menerapkan asesmen psikologis serta pendampingan untuk mengurangi dampak trauma pascakejadian. Arahan tersebut langsung diberikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, yang meminta Dinas Perlindungan Anak untuk mengawal proses pemulihan psikologis korban. Pendampingan dilakukan guna membantu proses adaptasi dan pemulihan kondisi mental siswa setelah melewati pengalaman keracunan yang menghantui aktivitas belajar mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Kesehatan Kabupaten Karo turut aktif membuka layanan call center bagi siswa dan keluarga yang masih mengalami gangguan kesehatan pascakejadian. Layanan ini menjadi salah satu upaya agar tidak ada korban yang terabaikan dan penanganan bisa dilakukan secara cepat apabila muncul keluhan lanjutan dari para siswa.

Keracunan MBG di Karo terjadi pada 13 Agustus 2026 setelah para pelajar mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Berastagi Sempajaya. Makanan tersebut didistribusikan ke sejumlah sekolah, antara lain SMAN 1 Berastagi, SMA Swasta Bersama, dan SMK Swasta Bersama. Seusai makan, puluhan siswa mengalami gejala akut seperti pusing, mual, hingga nyeri perut, dan harus menjalani perawatan intensif. Investigasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional dan Dinas Kesehatan Sumut menemukan pelanggaran serius pada aspek pengelolaan bahan makanan, salah satunya ikan yang disimpan di luar freezer dan tanpa pengawasan ketat.

Sebagai tindak lanjut temuan tersebut, SPPG Karo Berastagi Sempajaya kini telah ditutup sementara dan kepala satuan dikenai sanksi disiplin serta dicopot dari jabatannya. Sanksi tersebut dikeluarkan guna memastikan kejadian serupa tidak terulang serta sebagai evaluasi terhadap tata kelola layanan makanan bergizi untuk pelajar.

Meski insiden telah berlalu hampir satu bulan, proses pemantauan dan penanganan siswa yang terdampak tetap berlangsung intensif. Pemerintah daerah menegaskan komitmen mereka untuk memulihkan kesehatan seluruh siswa serta memperbaiki sistem pengawasan layanan MBG agar keamanan pangan di lingkungan sekolah kembali terjamin. (*)

Berita Terkait

Maraknya Judi Togel di Karo, Warga Desak Polres Bertindak Tegas
Bukan Salah Anggaran, Dinkes Karo Ungkap Sorotan BPK Rp5,23 Miliar Murni Kesalahan Teknis Input SIPD
​Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Dana
Ini Baru Keren … !!!Pemerintah Kabupaten Karo Perbaiki Jalan Udara Sampai ke Simpang Empat
Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih
WUJUD NYATA KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT, JEMBATAN GARUDA DI KUTA PENGKIH TERUS DIKEBUT
Dibalik Ketegasan Dandenintel Kodam I/BB : Kisah Haru Letkol Arm Eddy Saputra Ginting dan Noda Sirih di Kemeja Putihnya
Wakil Presiden RI Bersama Gubernur Sumut dan Bupati Karo Tinjau Siswi Terdampak MBG

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Bid Dokkes Polda NTB Dampingi Atase Policy Agency Jepang Ambil Sample DNA Keluarga Korban Tsunami Jepang 2011

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Begal, Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Kapolsek Air Putih Hadiri Wirid Yasin Bersama Jemaah Al-Ikhlas Indrapura, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Babat Habis Pelaku Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Jelang Pelantikan Sekaligus Kunjungan Wamenag RI Romo Syafi’i, Fahmi Ummi Bersilaturahmi Dengan Wali Kota Tanjungbalai

Berita Terbaru