Tiga Nelayan Belawan Meninggal Diduga Keracunan Gas di Dalam Palka Kapal

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 13:08 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Tiga orang nelayan ditemukan meninggal dunia di dalam palka kapal di kawasan Belawan, Kota Medan, Senin (31/8/2026). Ketiga korban, yang tercatat sebagai anak buah kapal (ABK) KM Pulau Samosir, diduga mengalami keracunan gas saat kapal sedang berlayar untuk mencari ikan di perairan Pangkalan Brandan, Langkat.

Informasi soal peristiwa tersebut diterima pihak TNI AL sekitar pukul 16.00 WIB. Kepala Dinas Penerangan Koarmada I, Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, menyatakan bahwa korban bernama Iwan (51), Garto (50), dan Mamat (45). Setelah menerima laporan, petugas langsung diterjunkan ke Gudang Bincuan Gabion untuk membantu proses evakuasi.

Kronologi kejadian berawal ketika KM Pulau Samosir berangkat dari Gudang Bincuan Gabion menuju laut pada pukul 02.30 WIB dengan sembilan ABK di dalamnya, dipimpin nakhoda bernama Yusri. Sekitar pukul 09.00 WIB, saat kapal berada di perairan Pangkalan Brandan, korban Garto masuk ke dalam palka bagian depan untuk membersihkan ruangan. Tanpa disadari, Garto kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri, diduga akibat menghirup gas di dalam ruang tertutup tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi itu, Mamat mencoba memberikan pertolongan dengan masuk ke ruang yang sama, namun mengalami nasib serupa. Seorang saksi yang menyaksikan kejadian tersebut segera melaporkan kepada nakhoda yang saat itu sedang beristirahat. Setelah mendapat laporan, Iwan turut masuk ke palka untuk membantu kedua rekannya, namun ia juga tidak sadarkan diri.

Menyadari situasi semakin memburuk, nakhoda berinisiatif melarang ABK lainnya untuk masuk ke dalam palka sehingga tidak ada korban tambahan. Kapal kemudian langsung kembali ke Belawan dan sandar pukul 16.00 WIB di Gudang Bincuan Gabion. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.30 WIB, lalu ketiga jenazah dibawa dengan ambulans ke rumah duka masing-masing.

Dugaan awal yang disampaikan pihak TNI AL menyebut korban kemungkinan menghirup gas berbahaya seperti hidrogen sulfida atau amonia yang terperangkap di dalam ruangan palka ikan yang tertutup rapat dan kekurangan oksigen. Namun, penyebab pasti insiden ini masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Pihak keluarga korban dan seluruh ABK lainnya kini masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan terkait peristiwa yang menimpa para nelayan, yang tengah menjalankan tugas rutin mencari ikan di laut. (*)

Berita Terkait

Minggu Kasih di GBI Rumah Persembahan, Kapolda Sumut Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Respons Cepat Laporan Warga, Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Terduga Pelaku Tawuran
Minggu Kasih di Gereja HKBP Sudirman, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak
Kolaborasi BNCT, Pemko Medan dan DP World Foundation, SMP Baru Segera Dibangun di Belawan
Maruli Siahaan Dukung Wisata Rohani 120 Anak Sekolah Minggu HKBP Immanuel Resort Medan Patumbak
Pengawasan Ketat Rutan Kelas I Medan Berhasil Gagalkan Dugaan Penyelundupan Narkotika
Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Mashun, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Maruli Siahaan Melayat Dua Keluarga Berduka di Jakarta, Wujud Kepedulian dan Solidaritas Kekeluargaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Syukuran Rumah Baru Berlinton Siahaan, Pererat Kebersamaan dan Persaudaraan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Tutup Masa Sidang, Maruli Siahaan Hadiri Paripurna DPR RI dan Temu Ramah Fraksi Partai Golkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Melalui RDP Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan Dorong Pendampingan Satu Pintu dan Evaluasi Izin Pesantren dalam Kasus Kekerasan Seksual

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Yonif TP 951/ Pandeka Merapi Resmi Diresmikan, Letkol Inf. Jimson Andre Siahaan Siap Emban Amanah Kepemimpinan

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Arief Poyuono: Danantara Harus Jadi Motor Penggerak Kekuatan Nasional Melalui Transformasi BUMN

Berita Terbaru