Diguyur Hujan, Massa Tetap Bertahan: Desak Copot Kalapas Labuhan Ruku dan Ungkap Kematian Warga Binaan

HARIANTO SIAHAAN

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 16:34 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara Baranewssumut.com

Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Talawi tidak menyurutkan langkah puluhan jurnalis, mahasiswa, aktivis, dan elemen masyarakat sipil untuk tetap menggelar aksi unjuk rasa di depan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Jalan Kuala Teuku Umar, Pahang, Kabupaten Batu Bara, Senin (15/06/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk pelaksanaan fungsi kontrol sosial dan partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pelayanan serta tata kelola lembaga pemasyarakatan. Massa menegaskan, gerakan yang dilakukan bukan ditujukan untuk menyerang institusi, melainkan mendorong perbaikan sistem yang dinilai harus terbuka terhadap pengawasan masyarakat.

Dalam orasinya, koordinator aksi menyampaikan bahwa kehadiran massa merupakan bentuk kepedulian terhadap penegakan aturan dan prinsip akuntabilitas.

“Kami hadir bukan sebagai musuh lembaga, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk memastikan sistem berjalan sesuai amanat hukum dan prinsip keadilan,” ujar koordinator aksi.

Aksi tersebut turut membawa Mosi Tidak Percaya yang memuat delapan poin tuntutan. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama ialah meninggalnya seorang warga binaan yang menurut massa masih menyisakan sejumlah pertanyaan dan memerlukan penjelasan terbuka kepada publik.

Massa meminta agar seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Selain itu, peserta aksi juga menyoroti sejumlah dugaan yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari dugaan peredaran narkotika di lingkungan lapas, dugaan praktik jual beli kamar hunian, hingga dugaan penggunaan telepon genggam oleh warga binaan. Massa meminta seluruh dugaan tersebut ditindaklanjuti melalui pemeriksaan independen dan pembuktian yang objektif.

Menurut massa, apabila dugaan tersebut terbukti, maka hal itu berpotensi mencederai fungsi utama pemasyarakatan sebagai ruang pembinaan dan rehabilitasi, sekaligus menimbulkan krisis kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan internal.

Sorotan juga diarahkan pada aspek keamanan lembaga pemasyarakatan menyusul adanya insiden kaburnya narapidana yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Massa menilai kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pengamanan dan pengawasan di lingkungan lapas.

Atas berbagai persoalan yang disuarakan, massa mendesak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan kepemimpinan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.

“Inti dari delapan tuntutan ini adalah evaluasi kepemimpinan. Jika nantinya ditemukan kelalaian atau penyimpangan berdasarkan pemeriksaan yang sah, maka langkah tegas harus diambil demi memulihkan kepercayaan publik,” seru orator dalam aksi tersebut.

Meski berlangsung di tengah cuaca kurang bersahabat, aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan berbagai persoalan yang disampaikan hingga terdapat respons resmi dari pihak terkait.

Hingga aksi berakhir, massa masih menunggu tanggapan resmi dari pihak Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku maupun instansi pemasyarakatan yang berwenang atas tuntutan yang disampaikan.

(Harianto Siahaan)

Berita Terkait

GANG FIR’AUN KENA GAS! Polres Batu Bara Amankan 3 Pria, Sejumlah Sabu dan Sajam Disita
Satreskrim Polres Batu Bara Berbagi Paket Makanan dan Dukung Pencegahan Stunting
Polres Batu Bara Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Tiram, Tiga Pria Diamankan
Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Lancarkan Arus Lalu Lintas dan Jaga Keselamatan Pelajar
Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Lancarkan Arus Lalu Lintas dan Jaga Keselamatan Pelajar
Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Lancarkan Arus Lalu Lintas dan Jaga Keselamatan Pelajar
Emas 20 Gram Raib Dari Toko Di Batu Bara, 3 Perempuan Diamankan Polisi
Kapolres Batu Bara Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:32 WIB

BUAH MANIS KERJA KERAS WARGA BINAAN, LAPAS LABUHAN RUKU SUKSES PANEN IKAN LELE

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Bantu Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Polsek Talawi Kirim 2,3 Ton Jagung ke Bulog Asahan .

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Komisi III DPR RI Apresiasi Inovasi Polda NTB, SPKT Diminta Jadi Etalase Pelayanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Subuh Keliling, Polres Batu Bara Hadir di Enam Masjid untuk Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Pastikan Kesiapan Sarana Pengamanan, Karutan Tanjung Pimpin Pengecekan dan Perawatan Perlengkapan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Perkuat Kesehatan Mental dan Spiritual, Rutan Tanjung Gelar Pengajian Rutin bagi Warga Binaan Perempuan

Berita Terbaru