Kepala Bapas Palangka Raya Hadiri Kongres Dunia Probation dan Parole 2026 di Bali

YENI ERIKAH

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 09:07 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BaraNews.Com-Bali Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menghadiri kegiatan 7th World Congress on Probation and Parole yang diselenggarakan pada 14–17 April 2026 di Bali International Convention Center, Selasa (14/4/2026).

Kongres internasional yang digelar setiap dua tahun sekali ini mengangkat tema besar mengenai peran Balai Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem keadilan yang cerdas, pemulihan bagi individu, serta menciptakan masyarakat yang aman.

Kegiatan ini pertama kali diinisiasi oleh Confederation of European Probation dan menjadi forum strategis yang mempertemukan para pembuat kebijakan, praktisi, akademisi, serta pemangku kepentingan di bidang pemasyarakatan dari berbagai negara.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan di Nusantara Ballroom.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan kekayaan budaya lokal melalui Tari Bali.

Setelah penampilan budaya tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta keynote speech dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.

Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum internasional ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemasyarakatan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan praktik terbaik di tingkat global.

“Keikutsertaan Bapas Palangka Raya dalam WCPP 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Forum ini menjadi ruang pembelajaran dari berbagai negara terkait pendekatan yang lebih humanis, berbasis pemulihan, serta berorientasi pada reintegrasi sosial,” ungkap Theo.

Ia juga menambahkan bahwa hasil dari kongres ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di daerah, khususnya di lingkungan Bapas Palangka Raya.

“Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan guna mendorong pelayanan yang lebih profesional, berintegritas, serta mampu memberikan dampak nyata dalam pembinaan klien pemasyarakatan,” pungkasnya.

(***)

Berita Terkait

From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:12 WIB

Kapolres Batu Bara Pimpin Upacara Sertijab Kapolsek Talawi dan Kasi Propam

Rabu, 15 April 2026 - 16:58 WIB

Soetopo Berutu Terkejut, PJ Bupati Batu Bara 2008 Minta Ijin Tulis Buku Kepemimpinannya di Lingkungan Lapas

Selasa, 14 April 2026 - 13:35 WIB

Zul Irfan meraih rekomendasi calon pengurus DPC PKB Batu Bara, perjuangan panjang kader tulen untuk kemajuan partai

Kamis, 9 April 2026 - 22:24 WIB

Pegawai Dirjenpas Bengkulu, Sahat Parulian Kunjungan ke Rumah Dimas Walikota Bengkulu

Kamis, 9 April 2026 - 20:31 WIB

Walikota Bengkulu Jamu Makan Malam Komisi XIII DPR RI dan Kanwil Dirjenpas Bengkulu

Kamis, 9 April 2026 - 19:31 WIB

Kadus Sentosa Pematang Nibung Klirifikasi Galian C: Bukan Perdagangan, Melainkan Program Mencetak Sawah Rakyat

Rabu, 8 April 2026 - 09:30 WIB

Peringati HBP Ke-62, Rutan Pangkalan Brandan Laksanakan Tes Urin Bagi Pegawai dan WBP

Selasa, 7 April 2026 - 18:10 WIB

Razia Gabungan Digelar, Lapas Narkotika Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Berita Terbaru