Medan Baranewssumut.com
Dalam wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat, Kombes. Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, SH.,MH., selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, melaksanakan kunjungan sosial ke rumah duka almarhum Rafael Sibarani, seorang anak pejuang kanker yang meninggal dunia pada usia 11 tahun di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta pada tanggal 15 Maret 2026.
Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman keluarga duka yang beralamat di Dusun XI, Gang Ronda Binjai Km 12, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Almarhum merupakan putra dari pasangan Erikson Sibarani dan Maria J. boru Manurung.
Dalam kegiatan tersebut, Maruli Siahaan didampingi oleh Bangun Taruli Siahaan, SE selaku Tenaga Ahli sekaligus Ketua Relawan Palito, bersama Tim Rumah Aspirasi dan Tim Relawan Palito.
Dalam suasana penuh empati, Dr. Maruli Siahaan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga memberikan penguatan moril agar keluarga tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan ini.
“Kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Rafael Sibarani. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Maruli Siahaan.
Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan komitmen Maruli Siahaan sebagai wakil rakyat untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi duka, sebagai wujud nyata empati dan solidaritas kemanusiaan.
Selain menyampaikan penghiburan, kehadiran rombongan juga diharapkan dapat memberikan semangat serta dukungan moral bagi keluarga, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihannya.
Di akhir kunjungan, pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, doa, serta kehadiran langsung dari Bapak Maruli Siahaan beserta rombongan. Keluarga merasa terhibur dan dikuatkan di tengah duka yang mereka alami.
(Harianto Siahaan)




























