Pemkab Karo Bersama Cendekiawan Bahas Mitigasi Bencana dan Strategi Pembangunan Daerah

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:13 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo , Baranews – Pemerintah Kabupaten Karo terus menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi tantangan kebencanaan dan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan. Melalui diskusi yang digelar pada Senin, 16 Februari 2026, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Karo duduk bersama para Cendekiawan Karo Indonesia serta Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., serta dihadiri oleh Wakil Bupati Komando Tarigan, S.P, Sekretaris Daerah Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, dan para pimpinan perangkat daerah terkait.

Diskusi yang berlangsung secara intensif tersebut mengangkat topik mitigasi risiko bencana alam di Tanah Karo, seperti banjir, longsor, dan gempa bumi, serta arah kebijakan pembangunan daerah yang konsisten dengan visi dan misi kepala daerah. Kabupaten Karo dikenal sebagai wilayah yang memiliki intensitas curah hujan sangat tinggi, berkisar antara 3.000 hingga 3.500 mm per tahun. Kondisi geografis dan topografi yang kompleks, ditambah dengan tantangan perubahan iklim dan pola tata guna lahan, meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologis seperti longsor dan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para cendekiawan serta tim ahli yang terlibat menyampaikan berbagai analisis dan rekomendasi terkait upaya yang perlu dilakukan daerah untuk menghadapi risiko-risiko tersebut. Rekomendasi mencakup pelaksanaan reboisasi dan program penghijauan di kawasan rawan erosif, penataan ruang permukiman dan lahan pertanian yang lebih adaptif terhadap risiko bencana, penguatan infrastruktur irigasi, serta integrasi teknologi pada sistem pertanian guna mendukung ketahanan wilayah. Selain itu, dibahas pula pentingnya pembangunan shelter bencana multifungsi di berbagai titik strategis, termasuk fasilitas yang siap digunakan sebagai tempat evakuasi sementara saat terjadi bencana.

Aspek kesiapsiagaan terhadap ancaman gempa bumi menjadi sorotan tersendiri. Penerapan standar bangunan yang tahan gempa serta pentingnya peta kawasan rawan dijadikan dasar dalam rencana tata ruang dan proses perizinan pembangunan. Pemerintah daerah juga didorong untuk melibatkan para ahli kebencanaan dalam proses perencanaan infrastruktur publik dan perumahan masyarakat. Hal tersebut dinilai krusial untuk meminimalkan dampak gempa, mengingat sebagian besar wilayah Karo berada dalam jalur seismik aktif.

Selain mitigasi bencana, diskusi tersebut juga menyentuh persoalan terkait strategi pembangunan ekonomi daerah. Dalam konteks keterbatasan fiskal yang dihadapi, daerah dituntut untuk semakin cermat dalam merumuskan kebijakan yang dapat menarik investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Langkah-langkah seperti penguatan sektor unggulan lokal, penyederhanaan regulasi investasi, serta pemanfaatan potensi diaspora Karo menjadi beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Bupati Karo dalam penutupan kegiatan menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemikiran dan perhatian dari para akademisi dan cendekiawan terhadap pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa strategi penanggulangan bencana dan pembangunan tidak akan berjalan efektif bila tidak didasarkan pada kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kemampuan daerah dalam menghadapi tantangan masa depan sangat bergantung pada keterpaduan antara perencanaan partisipatif, penerapan ilmu pengetahuan, serta komitmen bersama dari semua unsur masyarakat—baik itu pemerintah, masyarakat sipil, dunia usaha, maupun elemen akademik.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, mempererat komunikasi dengan masyarakat, dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemangku kepentingan lainnya. Dengan pendekatan yang menyeluruh serta komitmen untuk terus belajar dan beradaptasi, diharapkan pembangunan di Kabupaten Karo dapat berjalan secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Hal ini diyakini akan menjadi fondasi yang kuat dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara merata dan memperkuat daya tahan daerah terhadap berbagai risiko yang dihadapi di masa depan. [ Citra Yz. SP ]

Berita Terkait

Maraknya Judi Togel di Karo, Warga Desak Polres Bertindak Tegas
Bukan Salah Anggaran, Dinkes Karo Ungkap Sorotan BPK Rp5,23 Miliar Murni Kesalahan Teknis Input SIPD
​Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Dana
Ini Baru Keren … !!!Pemerintah Kabupaten Karo Perbaiki Jalan Udara Sampai ke Simpang Empat
Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih
WUJUD NYATA KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT, JEMBATAN GARUDA DI KUTA PENGKIH TERUS DIKEBUT
Dibalik Ketegasan Dandenintel Kodam I/BB : Kisah Haru Letkol Arm Eddy Saputra Ginting dan Noda Sirih di Kemeja Putihnya
Wakil Presiden RI Bersama Gubernur Sumut dan Bupati Karo Tinjau Siswi Terdampak MBG

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Maruli Siahaan Bersama PPSD Siahaan Kota Medan Kunjungi Dua Rumah Duka, Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:53 WIB

# Cueki Undangan Pertama, Polda Sumut Siapkan Undangan Klarifikasi Kedua terhadap Terlapor Dugaan Penipuan Bermodus Surat Perdamaian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Buka POPKAB Dairi Tahun 2026, Bupati Dairi: Wadah Pembinaan Generasi Muda Secara Berkelanjutan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Geruduk Polda Sumut, AMPD Sumut : Labura Darurat Narkoba, Tangkap Proses Saimin Harahap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:05 WIB

PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Tiga Sarang Narkoba Di Tanjung Morawa Digerebek, 7 Pemakai Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Apel Kenaikan Pangkat Dua Pegawai Lapas Pancur Batu, Jadi Motivasi untuk Terus Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Lapas Tebing Tinggi Lantik Pejabat Fungsional Kesehatan dan Serahkan SK Kenaikan Pangkat Reguler

Berita Terbaru

REGIONAL

Polsek Talawi Kirim 2,3 Ton Jagung ke Bulog Asahan .

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:44 WIB