ISMI Sumut dan GJI Tanam 1000 Pohon Khas Melayu di Bantaran Sei Deli, Perkuat Ekologi dan Ekoteologi Kota Medan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN :

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada hari Jumat (05/06/2026), ditindaklanjuti pula Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Sumatera Utara bekerjasama dengan Green Justice Indonesia (GJI), Warga Peduli Sekitar (Wa Pesek), Komunitas Warga Kanal (KWK) dan Bentangan Alam Hijau Indonesia (BAHIS) untuk melakukan penanaman 1000 pohon khas Melayu di Bantaran Sei Deli atau tepatnya di Kawasan Hutan Kota Medan Johor (Sabtu 06/06/2006).
Acara bertema “Menghidupkan Kembali Sungai Deli, Menguatkan Peradaban Melayu Berkelanjutan”.

Sambutan Ketua PW ISMI Sumut Prof. Dr. Nispul Khoiri, MA, menegaskan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperbaiki merawat lingkungan dengan membutuhkan aksi nyata. Bumi kita sedang menghadapi alarm darurat ekologis “triple planetary crisis” (perubahan iklim, polusi masif dan hilangnya keanekaragaman hayati) berdampak langsung pada kehidupan manusia. Kita tidak bisa bertahan hidup tanpa lingkungan hijau dan sehat. Karena lingkungan hijau dan sehat fondasi utama penopang kehidupan. Kehadirannya cukup krusial untuk memproduksi oksigen, menyaring udara dari polusi dan mencegah bencana banjir serta lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Dr. Nispul Khoiri, juga Ketua LP2M UINSU ini menjelaskan, ada dua tujuan strategis dilaksanakannya kegiatan. Pertama, menguatkan kembali fungsi ekologis Sei Deli sebagai titik penting di Kota Medan. Sei Deli berfungsi wadah penampung debit air, pengendali banjir untuk wilayah hilir kota Medan dan menjadi ikon sejarah sebagai jalur transportasi air serta pusat peradaban sejak masa Kesultanan Deli. “Kita berharap Sei Deli tidak mengalami krisis lingkungan semakin parah. Menjaga Sei Deli artinya menjaga kota Medan dan manjaga kita semua, sekaligus melestarikan ikon bersejarah kota Medan,” ujarnya.

Dikatakan sejarah telah menjelaskan Sei Deli dulunya memiliki posisi penting dan berelasi dengan peradaban Melayu di Sumatera khususnya Kesultanan Deli. Posisi Sungai Deli membelah kota Medan dan menjadi jantung dari wilayah Kesultanan Deli, urat nadi perdagangan Kesultanan Deli. Sungai ini tidak hanya menjadi sumber kehidupan, jalur perdagangan, transportasi serta pusat aktivitas sosial budaya masyarakat tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan warisan sejarah Melayu bekembang sejak masa di Kesultanan Deli. Dengan memperkuat fungsi ekologi melalui

Penanaman 1000 pohon khas Melayu seperti pohon sukun, matoa, kedaung, rambutan dan lainnya. Ini menjadi langkah nyata, berdampak memperkuat ketahanan lingkungan, menjaga sumber air, mengurangi resiko banjir, menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang serta merawat ikon sejarah.
Kedua, memperkuat ekoteologis, krisis ekologi global ditandai dengan perubahan iklim, pencemaran alam serta ketimpangan ekologi lintas generasi telah mencapai titik kritis.

Indikasinya diskursus lingkungan selama ini didominasi oleh pendekatan teknokratis menekankan solusi sains dan teknologi, sepertinya gagal menjawab aspek spritual dan etis dari relasi manusia dengan alam. Kerusakan ekologi juga berakar pada tafsir keagamaan yang membangun jarak ontologis antara Tuhan – manusia – Alam. “Artinya krisis ekologi adalah krisis epistimologis cara manusia memahami dirinya, Tuhan dan kosmosnya,” ujar.Nispul lagi.

Padahal lanjut Profesor ini, semua agama mendorong penguatan ekoteologi. Dalam konsep Islam sejak awal menempatkan manusia sebagai Khalifah, bukan penguasa absolut, melainkan penjaga keseimbangan kosmik. “Prinsip tauhid mengafirmasi keterkaitan segala ciptaan Tuhan dalam kesatuan ilahi. Agama bukan sekedar sumber moralitas personal, tetapi juga epistimologi altenatif bagi peradaban ekologis. Karena itu ekoteologis Islam perlu diintegrasikan ke bebagai dimensi kehidupan manusia dimanapun berada,” tutupnya

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Harian dan Sekjen mPB ISMI, Pengurus PW ISMI Sumut, PD ISMI Kota Medan, Camat Kota Medan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Warga Peduli Sekitar (Wa Pesek), Komunitas Warga Kanal (KWK) dan Bentangan Alam Hijau Indonesia (BAHIS), SMAN 13 dan lainnya. ril/nrd

Berita Terkait

PT Pelindo Regional 1 Dukung Pembangunan SMP di Belawan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Generasi Muda
EGM Yusrizal Tegaskan Sinergi Ekosistem Pelabuhan Dibutuhkan Untuk Kelancaran Arus Barang dan Efisiensi
Pelindo Regional 1 Belawan Dorong Peningkatan Layanan Pelabuhan melalui Kolaborasi Stakeholder
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Maruli Siahaan Hadir Membawa Penghiburan Bagi Keluarga Almarhumah Alisati Simanjuntak
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan Ruth Ansella Thalita Hulu dan Alfredo Christianto Pinem
Dari Ambulans hingga Kursi Sekolah, KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel
Kodaeral I dan BNCT Teken Kerja Sama Strategis, Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan di Terminal Belawan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Rutan Tanjung Perkuat Pembinaan Kerohanian, Warga Binaan Ikuti Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Babat Habis Pelaku Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Jelang Pelantikan Sekaligus Kunjungan Wamenag RI Romo Syafi’i, Fahmi Ummi Bersilaturahmi Dengan Wali Kota Tanjungbalai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim dan Piatu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Polisi Sahabat Anak: 69 Siswa TK Taman Cahaya Kunjungi Sat Lantas Polres Pematangsiantar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Razia Gabungan PKB di Pematangsiantar, Puluhan Kendaraan Diteliti

Berita Terbaru