14/10/2026
BARANEWSSUMUT.COM-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan pengajian rutin bagi warga binaan perempuan di blok hunian wanita, Rabu (14/10/2026). Bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong, kegiatan ini menjadi upaya memenuhi hak warga binaan dalam memperoleh pembinaan keagamaan sekaligus mendukung ketenangan batin dan kesejahteraan psikologis selama menjalani masa pidana.

Sebanyak 18 warga binaan perempuan beragama Islam mengikuti pengajian yang berlangsung di area depan blok hunian wanita. Kegiatan tersebut didampingi petugas Rutan Tanjung dengan menghadirkan Ustazah Erni Muliati dari Kemenag Kabupaten Tabalong.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias. Dalam suasana hangat dan kekeluargaan, mereka menyimak materi keagamaan serta nasihat yang disampaikan sebagai bekal untuk memperkuat keimanan dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Bagi warga binaan perempuan, menjalani masa pidana tidak hanya membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi tantangan emosional karena harus berpisah sementara dengan keluarga, termasuk anak, suami, dan orang tua.
Oleh karena itu, pembinaan kerohanian menjadi salah satu sarana untuk membantu mereka mengelola perasaan, menumbuhkan ketenangan, memperkuat harapan, serta membangun sikap positif dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Dalam tausiah yang disampaikan, Ustazah Erni Muliati mengajak warga binaan untuk senantiasa memperkuat keimanan, memperbanyak doa, dan menghadapi setiap permasalahan dengan penuh kesabaran. Melalui pendekatan komunikasi yang terbuka dan kekeluargaan, ia berharap pesan-pesan keagamaan dapat diterima dengan baik dan menjadi pedoman, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Setiap orang memiliki masalah masing-masing, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi masalah tersebut. Perbanyak doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Jangan hanya mendoakan diri sendiri, tetapi doakan juga orang-orang di sekitar kita.
Dengan memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah, semoga kita diberikan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi setiap ujian,” pesannya.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar menjadikan masa pidana sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki perilaku. Menurutnya, tekad untuk berubah harus disertai usaha nyata serta komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Tanamkan niat yang kuat dalam diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Melalui pengajian rutin ini, Rutan Kelas IIB Tanjung berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual dan kesejahteraan psikologis warga binaan. Penguatan nilai-nilai keagamaan diharapkan mampu membantu warga binaan membangun pengendalian diri, menemukan makna dari pengalaman yang dijalani, serta menumbuhkan optimisme dalam menghadapi masa depan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat #2TahunGerakNyata, yakni menghadirkan manfaat nyata melalui langkah konkret dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan Kemenag Kabupaten Tabalong, Rutan Tanjung terus mendorong pembinaan yang menyentuh aspek kepribadian, spiritual, dan sosial warga binaan.
Dengan adanya pembinaan keagamaan secara berkelanjutan, warga binaan diharapkan semakin siap memperbaiki diri, mempererat kembali hubungan dengan keluarga, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pidana, Pungkasnya.
(***)





























