07/10/2026
BaraNews.Com-Langkat, 7 Oktober 2026 Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pembinaan yang tepat sasaran, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas III Langkat melaksanakan kegiatan skrining dan asesmen rehabilitasi serta re-edukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Lapas Pemuda Langkat tersebut dilaksanakan oleh Tim Asesor bersama tenaga kesehatan. Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Plh. Kasubsi Pembinaan, Kasubsi Admisi dan Orientasi, serta perwakilan Tim Asesor sebelum dilanjutkan dengan proses asesmen.

Tahapan asesmen meliputi skrining awal, pemberian skoring, hingga penetapan hasil asesmen sesuai dengan prosedur yang berlaku. Proses tersebut dilakukan secara terukur untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan pembinaan masing-masing Warga Binaan.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan pelaksanaan program rehabilitasi dan re-edukasi bagi Warga Binaan kasus narkotika, khususnya pengguna narkoba yang sedang menjalani pidana di dalam Lapas.
Sebanyak 37 orang Warga Binaan mengikuti proses asesmen setelah memenuhi persyaratan administratif, di antaranya ketentuan usia, lama pidana, serta jenis tindak pidana berdasarkan berkas eksekusi pidana yang diterima Lapas.
Selain melalui skrining dan skoring, proses asesmen juga dilakukan melalui wawancara dan tanya jawab secara langsung. Tahapan tersebut bertujuan memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi, latar belakang, serta kebutuhan masing-masing Warga Binaan sebagai dasar dalam menentukan bentuk pembinaan yang sesuai.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kelas III Langkat berkomitmen memastikan pelaksanaan program rehabilitasi dan re-edukasi berjalan secara objektif, terukur, dan sesuai kebutuhan Warga Binaan.
Program tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemulihan, perubahan perilaku, serta mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik, Pungkasnya.
(***)





























