REKA Project Kenalkan Isu Fast Fashion dan Limbah Tekstil Lewat Kampanye di Car Free Day Medan

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:23 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Pakaian yang tidak lagi digunakan tidak selalu harus berakhir menjadi limbah. Hal tersebut coba diperkenalkan REKA Project kepada pengunjung Car Free Day (CFD) Medan melalui kegiatan pre event pada Minggu, (4/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak pakaian yang tidak lagi digunakan serta mendorong kebiasaan menggunakan kembali pakaian agar tidak berakhir menjadi limbah. Melalui kampanye ini, pengunjung CFD diajak untuk mengenal lebih dekat persoalan fast fashion sekaligus memahami berbagai cara yang dapat dilakukan untuk memperpanjang masa pakai pakaian.

Dalam kegiatan tersebut, REKA Project menghadirkan sejumlah aktivitas interaktif yang mengajak pengunjung untuk ikut berdiskusi dan menyampaikan pandangan mereka mengenai pakaian bekas. Salah satunya melalui pertanyaan, “Jika memiliki pakaian bekas, apa yang akan kamu lakukan?”
Pengunjung diberikan beberapa pilihan, yaitu mengolah kembali, membuang, menjual, atau menyimpan pakaian yang sudah tidak digunakan. Dari kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 63 respons dari pengunjung. Sebanyak 26 peserta memilih untuk menyimpan pakaian bekas, 22 peserta memilih menjualnya, 13 peserta memilih mengolah kembali, sementara 2 peserta memilih membuang pakaian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung masih memilih untuk menyimpan atau menjual pakaian yang sudah tidak digunakan. Di sisi lain, pilihan untuk mengolah kembali pakaian menjadi sesuatu yang baru masih relatif sedikit. Hal ini menjadi gambaran bahwa pemanfaatan kembali pakaian masih perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mengurangi limbah tekstil.

Siti Pulungan, salah satu pengunjung CFD Medan, mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan REKA Project memberikan wawasan baru baginya mengenai pemanfaatan pakaian bekas. Menurutnya, pakaian yang masih layak digunakan sebaiknya dimanfaatkan kembali atau diolah menjadi sesuatu yang baru sebelum membeli pakaian lainnya.

“Saya menjadi lebih sadar bahwa pakaian sebaiknya digunakan kembali atau diolah menjadi sesuatu yang lain. Saya juga mendapat insight untuk menggunakan pakaian yang ada sampai tidak dapat lagi digunakan sebelum membeli pakaian baru,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, REKA Project berharap masyarakat tidak hanya mengetahui persoalan fast fashion dan limbah tekstil, tetapi juga mulai mempertimbangkan kembali kebiasaan dalam membeli dan menggunakan pakaian. Penggunaan kembali, mengolah, menjual, maupun mendonasikan pakaian yang masih layak digunakan dapat menjadi langkah sederhana untuk memperpanjang masa pakai pakaian.

Kegiatan di CFD Medan ini menjadi bagian dari rangkaian REKA Project sebelum menuju acara puncak yang akan diselenggarakan pada 9 Oktober 2026 mendatang. Pada acara puncak tersebut, REKA Project akan menghadirkan edukasi mengenai isu limbah tekstil serta workshop yang mengajak peserta untuk mengolah pakaian bekas menjadi barang yang lebih berguna dan memiliki nilai guna.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, REKA Project berharap masyarakat tidak hanya memahami permasalahan fast fashion dan limbah tekstil, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan kembali pakaian yang sudah tidak digunakan.

Berita Terkait

EGM Yusrizal Tegaskan Sinergi Ekosistem Pelabuhan Dibutuhkan Untuk Kelancaran Arus Barang dan Efisiensi
Pelindo Regional 1 Belawan Dorong Peningkatan Layanan Pelabuhan melalui Kolaborasi Stakeholder
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Maruli Siahaan Hadir Membawa Penghiburan Bagi Keluarga Almarhumah Alisati Simanjuntak
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan Ruth Ansella Thalita Hulu dan Alfredo Christianto Pinem
Dari Ambulans hingga Kursi Sekolah, KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel
Kodaeral I dan BNCT Teken Kerja Sama Strategis, Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan di Terminal Belawan
Maruli Siahaan Bersama PPSD Siahaan Kota Medan Kunjungi Dua Rumah Duka, Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Jelang Pelantikan Sekaligus Kunjungan Wamenag RI Romo Syafi’i, Fahmi Ummi Bersilaturahmi Dengan Wali Kota Tanjungbalai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Polisi Sahabat Anak: 69 Siswa TK Taman Cahaya Kunjungi Sat Lantas Polres Pematangsiantar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Razia Gabungan PKB di Pematangsiantar, Puluhan Kendaraan Diteliti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Gelar Rapat Koordinasi Bersama Perusahaan Otobus, Bahas Layanan dan Keselamatan Angkutan Umum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pasca MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Perketat Pengamanan Logistik di Terminal Kargo BIZAM

Berita Terbaru